kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Pemikiran acak-acakan di hari Minggu

Hari minggu ini kacaulah jadwalku cuma gara-gara mens hari pertama. Setelah beberapa bulan bisa melalui mens hari pertama tanpa penderitaan, hari ini, disaat aku jelas-jelas ada jadwal special needs course, aku terkapar. Memaksakan diri utk berangkat jelas-jelas bukan pilihan tepat karena kesakitanku bukan cuma sakit perut biasa tapi menjalar kemana-mana sampai seperti mau pingsan.


Aku segera mengirim sms ke salah satu teman kelas yg kebetulan tetanggaku juga. Merajuk untuk bisa diajari materi yang diajarkan karena ujian bulan depan akan ujian praktek. 

Akhirnya setelah derita kesakitan itu berlalu, aku terlelap dan baru bangun jam 3.30 sore. Course sudah mulai satu setengah jam & untuk nekat berangkat kesana demi membayar course cuma mempertaruhkan nyawa mengingat aku masih belum 100% sadar utk membawa motor. 

Sambil minum teh, aku berpikir sejenak tentang hidupku. Selalu ada masa untukku fokus pada memperbaiki kekurangan diri sendiri. Sekali waktu aku belajar untuk tidak terlalu terpaku dengan jadwal (aku dulu bisa meledak marah cuma perkara masalah keterlambatan 2 menit, sekarang silahkan terlambat sampai dua jam, aku akan dengan tenang masuk ke dalam duniaku sendiri dan melamun..), lalu ada masa untukku belajar tidak terbawa emosi atas semua curhat2an (kalau dulu aku akan berlarut2 ikut memikirkan masalah temanku, saat ini yg muncul cuma afek datar), Masaku bermain-main dengan pria-pria juga sudah berlalu (jaga kesehatan jiwa sama pentingnya kaya jaga kesehatan tubuh,,masa sih vii masih mau babak belur secara psikologis,,), saat ini yang aku harus pelajari adalah mengatur finansialku yg morat marit. 

Buatku tiada kata terlambat. Ini semata-mata untuk kebaikanku sendiri. Ntah aku akan menikah atau akan tetap single, aku harus bisa mengatur finansialku dengan tertib, sama seperti ketika belajar mengatur waktuku untuk menyelesaikan berbagai tugas dan juga ketika aku belajar untuk bersikap tenang dalam menghadapi kejutan yang tidak diharapkan. Tidak ada yang tak mungkin utk orang-orang yang mau terus belajar menjadi lebih baik..

One comment on “Pemikiran acak-acakan di hari Minggu

  1. Pingback: Belajar Investasi dan Mengelola Uang Melalui Reksadana | kisah pekerja lepas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 06/09/2009 by in cuapcuap and tagged .

Ranah Rana

don't you grateful that your kitten is willing to take care her little friend like this? They are not sisters but they can comfort each other. Harapan (Hope) is crying everytime Sabrina is not around and I am blessed I have Sabrina to stay with Harapan.

Ibu mertua saya (dan banyak org di luar sana yang tidak pelihara hewan) menanyakan mengapa saya cari masalah dengan pertambahan krucil ini yang kemungkinan dpt adopter tak semudah itu. Saya biasanya cuma membalas dengan senyum Pak Harto yang generasi Langgas biasanya bingung bentuk senyum ini seperti apa.

Sebenarnya ini semata2 karena saya tahu rasanya hidup sendiri. Sehari-hari di Depok saya lebih banyak berkomunikasi dengan org lewat mengetik drpd tatap muka dan berbicara. Sejak 2011 saya sendirian saya sudah melihat rupa kejadian yg bikin deg2an di Depok. saya bs merasakan kebingungan Goofy ketika dia harus mengais sampah, Maxi yang lumpuh ditinggal di pinggir jalan ataupun banyak kucing yang sudah saya tangani.

Semua mahluk mungkin bisa bertahan hidup sendirian tapi tidak semua sanggup menjalani hari dengan kesepian. Semua mahluk butuh mahluk lain sehingga ia merasa diperjuangkan, diutamakan dan diperhatikan. ini kandang no 2 kl ga salah disebutnya di kalangan pet shop. kl hujan2 begini saya suka bingung kenapa Mimi dan Mumu di kandang, Momo selalu bisa lolos. Saya jd iseng nungguin mereka kelar makan padahal kondisi saya jg sedang demam. Oalah ternyata dari celah bawah. Sip besok dipasang tali rafia melintang supaya ga menghilang pas lg sayang2nya eh pas lagi hujan deras maksudnya.

Momo sampai sekarang belum ada yang nanyain padahal Momo anak yang aktif dan mandiri sekali. Kl memang masih ada rejeki, bermentallah mbayar walau itu dgn nabung, bukan cari gratisan (lirik komentar2 tayangan lama). Ta jamin penjenangan cepet sugih royo royo (segenap pengikut hening seketika ga ngerti gw ngomong apa apa)

#infosteril #Repost @valeuccio85 #infosteril Jakarta Selatan Teman2 berikut adalah kucing2 yang mencari adopter:

1. Mimi dan Mumu. Bersaudara. Sudah ada yang berminat mengadopsi Mimi dan juga sudah ada yang mau adopsi Mumu. Tinggal tunggu

2. Momo. Anak ini selalu merasa perlu menerobos kandang dan menaklukan dunia >.< coba ini coba itu. Momo tidak ada yang nanyain. 
3. Mama Iming dan Anaknya Imong blas ga ada yang nanyaib sama sekali. Saya bingung sebenarnya. Mau mengembalikan Mama ke jalan, lalu cari adopter utk Imong saja. Namun itu pun Imong tidak ada yang minat

4. Nah ada si Sabrina bersama Harapan di bawah Mama Iming dan Imong

5. Ada TENANG yang mirip dengan Sabrina. Tenang dan Sabrina memiliki bulu yang warnanya biasa saja. tampang pun ala kadarnya. Saya tahu susah cari adopter. Apalagi Tenang yang sudah semakin besar.. tapi

Mengapa saya mencari adopter? Pertama, kucing2 lain ada di ruangan lain yang semuanya pilek parah tidak sembuh2. Kebetulan kucing yang kena pilek tersebut sudah vaksin dan sudah dewasa. Sementara mereka ini masi rentan. Kedua, setiap bulannya budget utk steril kucing jalanan terpakai jika kucing kecil masih penuh di Rumah Steril. Padahal fokus kami adalah mensteril sebanyak2nya kucing jalanan dari dana yang terkumpul oleh pendaftar. 
Tolonglah saya. Sudah banyak kucing jalanan yang saya dekati utk jd target berikutnya.

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: