kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Psikologi Anak Lagi..& bertemu dgn wajah itu lagi..

Aku tidak tahu ada berapa banyak anak Psikologi yang harus mengalami pelajaran Psikologi yang terulang dalam hidupnya. Seperti biasa, aktivitas bulananku adalah melakukan maraton antara mengajar, mengikuti course di Kuningan, lalu memberikan les. Bulan ini topiknya Child Psychology. Aku berhak malas bin ogah-ogahan dengan alasan sudah mendapatkan ini di bangku kuliah (& sukses mendapat C dgn sempurna karena aku begitu tidak suka anak kecil..dan segala hal yg berhubungan dengan anak kecil..), begitu pula di sesi training sewaktu bekerja sebagai asisten guru. Beruntunglah si pengajar yang orang Austria dan berpraktek di Singapore bertanya apa harapan dari kelas yang dia akan ajarkan. Sederhana aku menjawab: I’ve learned Freud, Piaget, Erikson, Vgotsky and friends so better make these sessions interesting .

Ternyata dia berhasil menarik perhatianku. Dimulai dari penjelasan soal penelitian Phd nya soal pre natal psychology . Aku memang tidak suka dengan anak kecil, tapi aku selalu tertarik dengan dunia psikologi selama janin masih di kandungan.. Aku yakin semua orang tahu, kondisi mental ibu hamil akan berkorelasi ke karakter bayi. yang unik adalah bagaimana dia dan koleganya di Jerman membuat program intervensi untuk ibu hamil sehingga mengurangi stres sehingga bisa melahirkan bayi sehat (bayi yg terlahir dari ibu yang stress cenderung mengalami gangguan di beberapa hormon yang membuatnya bahagia). Asik ya hamil di Jerman..dibuat rilex..surga..

Lewat soal pre-natal, lanjut soal attachment. Berdasarkan teori attachment, sejak aku lahir ceprot, aku harus akui aku lah si bayi yang akan terus memegang kuat ibunya begitu ditinggalkan. Dampaknya ketika dewasa? dalam romantic relationship, bisa terjadi dua kutub: terlalu obsesi dan melakukan apa saja untuk dicintai atau…menghindari segala bentuk attachment untuk menghindari ditinggalkan.

Bahkan ketika topik dilanjutkan ke Psikoanalisa, gambaran rumahku bisa terlihat jelas bayangan masa laluku..hari petang dengan pohon pinus rimbun di sekitarnya..cahaya lampu terang dgn ruangan tanpa sekat dan satu ruangan rahasia itu adalah tempat tidur gelap yang dingin..

..Yang paling seru adalah ketika aku diminta mencari orang yang kubenci lalu menulis alasan mengapa aku membenci orang tersebut..aku menulis aku benci X karena di kepalanya cuma seks melulu, plin plan, selalu menyalahkan orang. Lalu kemudian ketika dia bertanya lagi, hal-hal apa dari orang tersebut yang tidak kusukai yang sebenarnya shadowku (sesuatu yg tidak kusuka pada diriku)? Kujawab seks..hahahahhahaha.. ternyata dibalik kebiasaanku cuap cuap seenak udel soal seks..ada pertentangan antara aku dan diriku. Huah, aku sudah pernah mendengar ini smua dan lagi-lagi aku seperti diingatkan tentang wajah diriku sendiri yang bisa mendung, kelabu dan menghindar Sesuatu yang sudah kutemukan solusinya tapi belum serius kuterapkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 07/11/2009 by in cuapcuap and tagged .

Ranah Rana

don't you grateful that your kitten is willing to take care her little friend like this? They are not sisters but they can comfort each other. Harapan (Hope) is crying everytime Sabrina is not around and I am blessed I have Sabrina to stay with Harapan.

Ibu mertua saya (dan banyak org di luar sana yang tidak pelihara hewan) menanyakan mengapa saya cari masalah dengan pertambahan krucil ini yang kemungkinan dpt adopter tak semudah itu. Saya biasanya cuma membalas dengan senyum Pak Harto yang generasi Langgas biasanya bingung bentuk senyum ini seperti apa.

Sebenarnya ini semata2 karena saya tahu rasanya hidup sendiri. Sehari-hari di Depok saya lebih banyak berkomunikasi dengan org lewat mengetik drpd tatap muka dan berbicara. Sejak 2011 saya sendirian saya sudah melihat rupa kejadian yg bikin deg2an di Depok. saya bs merasakan kebingungan Goofy ketika dia harus mengais sampah, Maxi yang lumpuh ditinggal di pinggir jalan ataupun banyak kucing yang sudah saya tangani.

Semua mahluk mungkin bisa bertahan hidup sendirian tapi tidak semua sanggup menjalani hari dengan kesepian. Semua mahluk butuh mahluk lain sehingga ia merasa diperjuangkan, diutamakan dan diperhatikan. ini kandang no 2 kl ga salah disebutnya di kalangan pet shop. kl hujan2 begini saya suka bingung kenapa Mimi dan Mumu di kandang, Momo selalu bisa lolos. Saya jd iseng nungguin mereka kelar makan padahal kondisi saya jg sedang demam. Oalah ternyata dari celah bawah. Sip besok dipasang tali rafia melintang supaya ga menghilang pas lg sayang2nya eh pas lagi hujan deras maksudnya.

Momo sampai sekarang belum ada yang nanyain padahal Momo anak yang aktif dan mandiri sekali. Kl memang masih ada rejeki, bermentallah mbayar walau itu dgn nabung, bukan cari gratisan (lirik komentar2 tayangan lama). Ta jamin penjenangan cepet sugih royo royo (segenap pengikut hening seketika ga ngerti gw ngomong apa apa)

#infosteril #Repost @valeuccio85 #infosteril Jakarta Selatan Teman2 berikut adalah kucing2 yang mencari adopter:

1. Mimi dan Mumu. Bersaudara. Sudah ada yang berminat mengadopsi Mimi dan juga sudah ada yang mau adopsi Mumu. Tinggal tunggu

2. Momo. Anak ini selalu merasa perlu menerobos kandang dan menaklukan dunia >.< coba ini coba itu. Momo tidak ada yang nanyain. 
3. Mama Iming dan Anaknya Imong blas ga ada yang nanyaib sama sekali. Saya bingung sebenarnya. Mau mengembalikan Mama ke jalan, lalu cari adopter utk Imong saja. Namun itu pun Imong tidak ada yang minat

4. Nah ada si Sabrina bersama Harapan di bawah Mama Iming dan Imong

5. Ada TENANG yang mirip dengan Sabrina. Tenang dan Sabrina memiliki bulu yang warnanya biasa saja. tampang pun ala kadarnya. Saya tahu susah cari adopter. Apalagi Tenang yang sudah semakin besar.. tapi

Mengapa saya mencari adopter? Pertama, kucing2 lain ada di ruangan lain yang semuanya pilek parah tidak sembuh2. Kebetulan kucing yang kena pilek tersebut sudah vaksin dan sudah dewasa. Sementara mereka ini masi rentan. Kedua, setiap bulannya budget utk steril kucing jalanan terpakai jika kucing kecil masih penuh di Rumah Steril. Padahal fokus kami adalah mensteril sebanyak2nya kucing jalanan dari dana yang terkumpul oleh pendaftar. 
Tolonglah saya. Sudah banyak kucing jalanan yang saya dekati utk jd target berikutnya.

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: