kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

orang sabar pantatnya lebar (?)

Terinspirasi oleh hasil chattingan dengan teman, aku selama seminggu ini menikmati waktuku memikirkan apa itu sabar. Atau tepatnya di mana & di saat apa kesabaranku itu muncul?

Temanku bilang: orang sabar pantatnya lebar.. dan ia menambahkan: orang akan lebih sabar menghadapi sesuatu yang mereka sukai/cintai/hargai/apapun itu..Hmm apakah seperti itu?  Lalu kondisi macam apa yang membuat aku bisa sabar?

Sedikit menoleh ke belakang, untuk urusan hubungan cinta romantis tanpa status, aku butuh melatih kesabaran dari satu pria ke pria lain. Tentu yang apes pria pertama ..aku baru 19 tahun & aku bisa seenak-enaknya menuntut dia untuk selalu ada. Tapi tetap dgn pria terakhir ada hal-hal yang tidak bisa membuatku bersabar walau dia yg (saat itu) kusukai & kuhargai..

Aku kemudian menelaah hubunganku yang lain yang selama puluhan tahun sudah mengalami pasang surut, naik turun, melukai dilukai, menguatkan dikuatkan, memuji dipuji, mengagumi dikagumi, semua campur aduk dan telah begitu terbiasa hingga tidak pernah terpikir: adakah yg salah dengan hubungan kita berdua mama? Ya, aku melihat aku terus melatih diriku untuk menjadi lebih sabar sekaligus menjadi asertif. Beberapa kali dalam masa hidupku, yang mungkin terpengaruh temperamental ala usia awal 20an, aku mengutarakan pendapatku secara tegas tanpa memikirkan perasaannya karena aku sudah tidak sabar.

Aku cuma ingin mengutarakan apa yang terlintas di kepalaku lalu dor! Aku ditegur sekelilingku yang dianggap terlalu keras pada ibuku. Dari situ aku mulai berlatih untuk menahan kata-kataku selama beberapa saat dan menghilangkan kalimat ‘aku kan sudah bilang‘. Daripada membiarkan diriku terbawa dalam fluktuasi emosi, marah di dalam hati yang berkepanjangan, karena masukanku tidak didengar oleh ibuku, aku memilih untuk diam sejenak, menunggu waktu yang tepat (yaitu ketika aku sudah sangat tenang sehingga tidak mengucapkannya dengan nada kemarahan seperti yg biasa kulakukan dulu), mengutarakan apa yg ingin kukatakan lalu aku pergi. Sepanjang pengalamanku, butuh waktu untuk melihat masukanku terwujud. Tidak instan langsung berubah tapi ketika akhirnya saranku dilaksanakan, dia melakukannya dengan sukacita (dan kuyakin dalam hati dia akhirnya kagum dgn saran atau ideku..). Ambillah contoh sederhana hari ini, sudah sejak lama aku ingin garasi mobil di rumahku diubah sedemikian rupa sehingga rumah terlihat terbuka. Ibuku marah karena dianggap menghapus jejak bapak di rumah. Aku awalnya ingin marah balik karena aku lelah harus berulang kali mengenang segala hal tentang bapak. Namun saat itu aku tidak ingin memperpanjang perdebatan, ambil napas panjang, aku tidak membiarkan sedikitpun kejadian sore itu menjadi luka hati. Waktu berjalan dan akhirnya sudah dua hari ini aku melihat garasi terbuka dan rumahku jadi terlihat lebih anggun dari biasanya. Dia datang dan bilang bagaimana dia senang membuka garasi supaya rumah terlihat lebih bagus. Kurasa aku bisa mengkategorikan tindakanku menghadapinya sebagai sabar. Hmm untuk kasus ini, pernyataan temanku terbukti benar.

Begitu juga antara aku dan murid-muridku, semakin lama aku semakin terlatih utk bersabar sehingga sabar menghadapi mereka bukan lagi sesuatu yang menyiksa atau membuatku sesak napas dan kepala ingin meledak.

Lalu bagaimana dengan hubunganku dengan teman-teman? Aku masih tidak sabar kalau mereka berjalan terlalu lambat (please-please silakan rem saja diriku..), aku pun juga tidak sabar melihat teman-temanku yang menunjukkan PDA (public display of affection).. Untunglah karena hubungan pertemanan itu penuh toleransi besar, mereka bisa mengerti kebiasaanku untuk pulang awal setiap kali aku bertemu mereka (tanpa mereka pernah tahu bahwa aku sebenarnya risih dengan PDA )

Kupikir-pikir, sabar bisa menjadi seni menjalani hidup karena dengan kesabaran kita bisa memperoleh apa yang kita inginkan dari orang yang kita cintai tanpa orang tersebut merasa tersiksa melakukannya (ini kuterapkan ke anak murid kalau aku ingin mereka berhitung uang dengan baik dan juga ke ibuku yg contohnya sudah kujelaskan diatas) dan kita mendapatkan apa yg kita mau tidak dengan kondisi marah yang meletup-letup yg bikin rusak syaraf otak. Jadi orang sabar pantatnya lebar? Ya ga masalah yang penting menjalani hidup penuh kedamaian dan ketenangan hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 21/11/2009 by in cuapcuap and tagged .

Ranah Rana

#Repost @lindalbs11 with @repostapp
・・・
Tolong bantu repost dan share ya . Mungkin ada empus2 yg butuh di steril dn ownernya mempunyai dana yg minim bisa bergabung disini. Terimakasih. motorbike taxi to send your cats home :p

I am not feeling well today while at the same time I need to push myself to clean my place & go to work. I am grateful I can easily order motorbike taxi so I still have time to manage stuffs here. it costs ± US$ 2 for each bike. *will collapse in 5..4..3..2..1*

Oh ya, trio Mumu-Mimi-Momo + Iyan saya titipkan ke @pdhribery krn dua alasan. 
1. mimi, mumu, momo masih kecil jd butuh pengawasan full. sewaktu2 mereka sakit, penanganan cepat

2. Iyan baru sembuh dari kencing batu. Masih perlu minum obat selama rawat jalan. Namanya kencing batu bisa sewaktu2 kambuh jd saya titip ke sana supaya kl Iyan ga bs pipis ada yang bantu kuras kantung pipis.

Nah kenapa Sabrina tidak saya titip? Karena sebenarnya Sabrina baru saya ambil beberapa jam sebelum keberangkatan. Jd sudah malam sekali. 
Okeh ceritanya berlanjut nanti. saya hrs kembali bekerja tak jemu2.

#Repost @pdhribery with @repostapp
・・・
Yiiiipiiieee kami naik Ojek Online...😄😄 breakfast time for Sabrina and Harapan. Wet food + warm cat milk. Clean plate in 5 min >.< Depok mendung berpotensi hujan deras. Harapan sudah di kandang ditemani Sabrina. Kucing yang dibuang org di warung. Cerita soal Sabrina nantj ya. mau buru2 cari lampu. Sabrina mau satu kandang sama Harapan udah puji syukur. koq bs Harapan jejeritan ga ngeong2 di tas selama di kereta? antara kebetulan atau dia tahu saya tidak punya uang naik taksi Kota - Depok. hehe Turun dr kapal, meluncur ke Stasiun Kota. Makan di salah satu restoran ayam di situ supaya ayam bisa dikasi ke Harapan. Sekarang perjalanan naik kereta menuju Depok. Untung kucing Harapan cukup kooperatif. Tidak ngeong dan tidak buang air. 
Jangan ditiru ya >.< kl ketahuan sebenarnya saya hrs turun dari kereta

Kicauan

  • nunggu bagasi ky nunggu dikawinin kamu. kburu mati gaya 1 hour ago
  • emang dah. detik2 long wiken k bandara + hujan sore hari bikin wkt abis d jln 1 hour ago
  • bapak sopir hiba cm bs saranin si ibu ini ngojek dr pintu tol tp d luar gerimis 1 hour ago
  • 5 jam. depok cirebon itu mah buat gw. ini cm buat k CGK 1 hour ago
  • makanya kenapa gw males terbang skrg. dr Depok udh hrs pergi 5 jam sblm jam boarding. 3 jam utk perjalanan. 2 jam utk dpt boarding pass 1 hour ago

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: