kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Perjuangan Menghadapi Telur

Aku tidak suka telur, setara dengan ketidaksukaanku pada lemak, brutu, kulit pada ayam, jerohan binatang berkaki empat, dan kolak. Itu sebabnya aku selalu canggung untuk menghadapi undangan makan, karena aku takut tertangkap basah mengalami kepanikan menatap semua bentuk makanan tersebut.

Aku tidak tahu sejak kapan aku tidak suka telur. Seingatku dulu ketika kecil aku pernah makan nasi dengan telur mata sapi. Namun yang jelas, telur bukanlah lauk pilihanku disaat lapar dan tak punya uang.

Aku ingat pernah diundang oleh seorang teman yang notabene dari Palembang untuk main ke rumahnya ketika SMP. Dia menghidangkan pempek kapal selam dan buatku itu adalah penyiksaan satu level lebih rendah daripada Ospek Kampus. Aku selalu berusaha ingin menyenangkan tuan rumah sehingga dengan segala doa dalam hati aku berjuang mengunyahnya tapi tidak sukses menyelesaikan telurnya.

Em ingat film Runaway Bride? Ingat bagaimana Maggie tidak tahu telur favoritnya (She had no clue how she liked her eggs, she always ate them however the man she was with at the time ate them, after her almost wedding with Ike she tried a variety, until she found out which she liked best)? Film ini menginspirasiku untuk mencoba mencari telur yang kusuka.. Aku ternyata masih menyukai telur dalam bentuk martabak telur khususnya buatan Mas Agus tukang martabak depan komplek. Aku menyukai telur dadar selama telur itu dicampur dengan irisan bawang merah atau bawang bombay yang banyak dan irisan cabe rawit bila ada. Aku ternyata mulai bisa makan telur rebus selama itu ada di dalam pempek kapal selam.

Lalu datanglah bulan Maret yang super indah ini ketika aku dan kolega memutuskan untuk membuat roti isi. Mengingat pengalaman memasakku masih nol, maka aku menuruti saja langkah-langkah yang harus diselesaikan dalam membuat roti isi. Roti isi ayam ternyata bukanlah keahlianku. Sungguh aku bingung dengan langkah-langkah yang harus dikerjakan. Akhirnya aku mengerjakan roti isi telur yang lebih mudah untuk kapasitas otakku. Sudah dua minggu aku membuat roti isi telur, dua kali mencicipi rasanya untuk memastikan layak dijual, namun aku selalu menghindari untuk makan roti isi telur tersebut. Sekedar menantang diriku sendiri, akhirnya hari Jumat, 19 Maret 2010, aku mencicipi roti isi telur tersebut. Aku tidak bisa menyangkal aku menyukainya. Aku tidak peduli apakah ada orang lain yang suka dengan roti isi telur rebus yang diberi saus mayonaise plus saus barbecue dan irisan tomat, bawang bombay, selada, dan keju didalamnya. Sumpah aku tidak peduli sama sekali. Yang aku peduli aku menemukan satu lagi bentuk telur yang kusuka dan tetap bertahan :

  1. Aku tidak suka telur mata sapi
  2. Aku tidak suka telur rebus
  3. Aku tidak makan kulit ayam bahkan kulit ayam KFC
  4. Aku tidak makan lemak ayam walaupun itu ada di sate
  5. Aku tidak makan segala bentuk lemak dan jerohan sapi walaupun makanan itu bernama rawon
  6. Aku tidak makan darah jadi jangan beri aku makanan setengah matang ataupun saus yang diolah dari darah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 20/03/2010 by in lesson and tagged , .

Ranah Rana

Kashmere & Goofy. I used to have ball for Goofy to play with but I lost it couple months ago. They seem happy to play with newspaper.. Ini kertas koran digelar supaya mereka bisa pipis dan pup waktu malam. Biasanya sih kl dibawa jalan, ga ada acara pipis malam. Cuma hari ini di Depok dingin jd gelar koran aja. Can I just write it : no caption needed just like selebgram? 
Kalau diperhatikan saya sekarang ga pernah cantumin tanggal apalagi harga karena saya tahu ada follower yang sekedar jadi mata2 dan ngomongin di belakang ;) Nah semua yang pernah wa ke saya jg nyadar saya akan selalu tanya nama dulu baru jelasin bla bla bla. 1. itu soal etiket ya dek. 2. saya selalu simpan semua data org2 yang tanya2. Beberapa bulan kemudian org tersebut cuma nanya sepele atau akhirnya daftar pasti saya jawab. Kadang aja suka kelewat :) Body Talk workshop. Further info please contact @drhrani :* So why some vets offer HUMAN birth control injection to cats? well many reasons I can't mention in social media of course. duuuhhh.

Is it safe? apakah aman? seminggu sekali saya selalu terima whatsapp org yang panik tanya apakah bisa steril kucingny pyometra segera. Begitu dari lubang vagina keluar cairan putih nanah, kejaran waktu dimulai antara : mendapatkan dokter hewan yang siap untuk tindakan operasi dan DANA. Kl pecah? ya RIP. sederhana. 
Lanjutkan suntik KB nya! lanjutkan sayang. Nangis2nya nanti ke dokter hewan yang suntikin ya. bukan ke saya.

#Repost @rumahsteril with @repostapp
・・・
Bulatan putih ini nanah yang kl sampai pecah berbahaya untuk kucingnya. 
Selain karena suntik KB, pyometra bisa terjadi karena beberapa sebab lainnya. #infosteril The main problem among Indonesian cat lovers: they can't afford neuter / spay fee. Even when they ask how much is it cost in Rumah Steril (±US$ 30), they still complaining the price is expensive. 
So what happen next? some vets in Indonesia offer human birth control injection. it is cheap with consequences. Pyometra for example. 
I do not mind. Feel free to keep doing it. not my cats anyway.

#Repost @rumahsteril with @repostapp
・・・
Belajar Yuk!
Ovarium yang sehat ada di kiri.
Ovarium yang tengah ada kista (bening jd memang susah keliatan sih).
Ovarium yang kanan penuh nanah. LANJUTKAN SUNTIK KB NYA. lanjutkannn.... #infosteril

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: