kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Beberapa Jam di Lombok.. kuburu laut untuk melangut..

Hari Minggu, 28 Maret 2010, kami ngacir ke Lombok dengan menggunakan Merpati. Tiket Denpasar Selaparang pulang pergi Rp. 406,000 (dipesan online 2 minggu sebelum keberangkatan). Kami tiba di Ngurah Rai terlalu awal, tapi kami diuntungkan karena hal tersebut. Penerbangan kami bisa maju sejam lebih awal jadi punya waktu tambahan lebih banyak di Lombok. Waktu penerbangan ke Lombok cuma 20 menit. Begitu kami mendarat kami langsung mencari penyewaan mobil di pintu keluar dan mendapat mobil dari TOP Tours & Travel. Ongkos sewa mobil Rp.350,000.

Dari Selaparang (Bandara ini tidak akan digunakan lagi per Juni 2010) langsung meluncur ke Banyumulek tempat kerajinan gerabah lalu ke Sukarare tempat kerajinan tenun dan songket. Maaf NTB, saya lebih memuja songket keluaran Sumatera Selatan dan Sumatera Barat (Pandai Sikek) karena di 2 propinsi ini ada koleksi 3 nagari, motif yang lebih rapat, dan benang emas yang lebih terang. Hihihihi..

Dari sini meluncur ke desa Sade tempat tinggal suku asli Sasak. Mereka masih mempertahankan tradisi kawin lari (wah demen dah g yg begini-begini) dan mempertahankan rumah tradisional yang seminggu sekali dilapis tahi kerbau.

Perjalanan dilanjutkan ke pantai Kuta di Lombok. Tempat dengan pasir seperti biji merica ini memang tempat terindah untuk melangut. Pertama kali kesini dan aku langsung jatuh cinta..karena sepi..dan bersih.. Setelah berjalan mengelilingi pantai ini sendirian, kami makan Tastura Boutique Hotel. Mahal memang. Rp. 180,000 bertiga (kami plus sopir). Yah itung-itung makan di mall Jakarta lah. Kami memesan ayam taliwang dan berakhir menghabiskan air mineral ukuran 2 liter sangking pedasnya.. Mulut suka pedas tapi pantat tidak bisa berkompromi, esok paginya aku memetik kenekatanku dengan murus-murus di hotel. Hihihihi.

Setelah puas di Kuta, kami lanjut ke Senggigi melewati Ampenan karena aku suka mengamati bangunan tua. Senggigi memang bagus dikepung oleh bukit-bukit khas pantai di Lombok tapi karena aku tidak menapaki Senggigi karena aku harus mengejar pesawat kembali ke Bali. Toh tujuan utamaku untuk membeli mutiara sudah tercapai. Huahahaha. Sayang mutiara yang kuinginkan tidak berhasil kudapat. Kalaupun ada, bisa dipastikan keluar dari budget. Aku sebenarnya ingin membeli mutiara air laut dengan bentuk tetes (oval/eye drop) tapi mengingat itu sangat juaarang sekali, aku memilih warna mutiara kesukaaanku yang lain: jingga. Hanya bundar biasa menyesuaikan dompet hehehehehe.. Aku membeli dalam bentuk butiran karena di Jakarta aku menggabungkannya dengan berlian mungil (lagi-lagi sesuai kapasitas dompet..) Ibuku berakhir dengan memborong mutiara padahal dia sebelumnya tidak terlalu suka mutiara. Nampaknya dia tertular aku (yah kami saling menulari lah..) dengan membeli kalung dan anting mutiara air tawar bentuk paloma plus cincin mutiara air laut. Aku tidak tahu berapa banyak uangnya habis untuk membeli smua itu..

Kami tiba di bandara lebih cepat dari jadwal tiket dan sekali lagi kami pulang ke Bali lebih awal. Begitu tiba di hotel, kami sekali lagi berputar-putar di Legian untuk mencari oleh-oleh untuk keperluan ibu. Aku sendiri sudah tidak ada mencari oleh-oleh karena uang nyaris ludes. Kami kembali makan di restoran fajar dan aku kembali gemas karena tidak bisa minum cocktail.
Pengeluaran hari ini selain sewa mobil dan makan: taksi ke bandara PP Rp. 60ribu. airport tax Ngurah Rai Rp. 30 ribu airport tax Selaparang Rp. 20 ribu. Sumbangan sukarela desa Rade/Sambitan Rp. 20 ribu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 30/03/2010 by in liburan and tagged , .

Ranah Rana

#Repost @lindalbs11 with @repostapp
・・・
Tolong bantu repost dan share ya . Mungkin ada empus2 yg butuh di steril dn ownernya mempunyai dana yg minim bisa bergabung disini. Terimakasih. motorbike taxi to send your cats home :p

I am not feeling well today while at the same time I need to push myself to clean my place & go to work. I am grateful I can easily order motorbike taxi so I still have time to manage stuffs here. it costs ± US$ 2 for each bike. *will collapse in 5..4..3..2..1*

Oh ya, trio Mumu-Mimi-Momo + Iyan saya titipkan ke @pdhribery krn dua alasan. 
1. mimi, mumu, momo masih kecil jd butuh pengawasan full. sewaktu2 mereka sakit, penanganan cepat

2. Iyan baru sembuh dari kencing batu. Masih perlu minum obat selama rawat jalan. Namanya kencing batu bisa sewaktu2 kambuh jd saya titip ke sana supaya kl Iyan ga bs pipis ada yang bantu kuras kantung pipis.

Nah kenapa Sabrina tidak saya titip? Karena sebenarnya Sabrina baru saya ambil beberapa jam sebelum keberangkatan. Jd sudah malam sekali. 
Okeh ceritanya berlanjut nanti. saya hrs kembali bekerja tak jemu2.

#Repost @pdhribery with @repostapp
・・・
Yiiiipiiieee kami naik Ojek Online...😄😄 breakfast time for Sabrina and Harapan. Wet food + warm cat milk. Clean plate in 5 min >.< Depok mendung berpotensi hujan deras. Harapan sudah di kandang ditemani Sabrina. Kucing yang dibuang org di warung. Cerita soal Sabrina nantj ya. mau buru2 cari lampu. Sabrina mau satu kandang sama Harapan udah puji syukur. koq bs Harapan jejeritan ga ngeong2 di tas selama di kereta? antara kebetulan atau dia tahu saya tidak punya uang naik taksi Kota - Depok. hehe Turun dr kapal, meluncur ke Stasiun Kota. Makan di salah satu restoran ayam di situ supaya ayam bisa dikasi ke Harapan. Sekarang perjalanan naik kereta menuju Depok. Untung kucing Harapan cukup kooperatif. Tidak ngeong dan tidak buang air. 
Jangan ditiru ya >.< kl ketahuan sebenarnya saya hrs turun dari kereta

Kicauan

  • nunggu bagasi ky nunggu dikawinin kamu. kburu mati gaya 1 hour ago
  • emang dah. detik2 long wiken k bandara + hujan sore hari bikin wkt abis d jln 1 hour ago
  • bapak sopir hiba cm bs saranin si ibu ini ngojek dr pintu tol tp d luar gerimis 1 hour ago
  • 5 jam. depok cirebon itu mah buat gw. ini cm buat k CGK 1 hour ago
  • makanya kenapa gw males terbang skrg. dr Depok udh hrs pergi 5 jam sblm jam boarding. 3 jam utk perjalanan. 2 jam utk dpt boarding pass 1 hour ago

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: