kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Kopitiam Oey Salihara

Hari ini, saya dan teman-teman menghabiskan malam minggu dengan pergi ke Kopitiam Oey. Berbeda dengan yang baru buka di Pondok Indah Mall 2, maka Kopitiam ini adalah cabang Kopitiam milik Bondan Winarno, bukan franchise Kopitiam Singapura. Ada beberapa makanan yang kapi pesan dan sayangnya saya lupa mencatat nama-namanya satu per satu. Ingin meminta struk pembayaran, namun saya tidak enak kepada teman karena dia yang mentraktir kami semua. Oh ya, ketika kami datang, semua minuman diskon 50% karena baru soft opening.

Menu yang dipesan lumayan banyak. Ada Sego Ireng yang rasanya seperti direndam ke dalam kuah rawon karena hitamnya nasi berasal dari kluwak. Ada nasi goreng ayam yang enak (Rp.25.000). Ada Nasi yang seperti Nasi Kebuli dengan ditaburi mete goreng yang saya lupa apa sebutannya di restoran ini (Rp.30.000).

Untuk kudapan, kami memesan singkong goreng dengan sambal yang dicampur dengan ikan asap, pisang goreng es krim, roti kane ayam, roti bakar srikaya yang semuanya berharga sekitar Rp.15.000

Untuk minuman, saya cicap cicip sana sini sehingga perut saya kembung dengan teh mint, milo, cincau jahe, dan minuman saya sendiri es kopi Vietnam (Masing-masing minuman berkisar dari harga Rp.12.000-20.000). Buat penikmat kopi, saya suka dengan minuman yang saya pesan plus penyajiaannya. Gelas peniris bubuk kopi yang dipakai membuat saya ingin memiliki satu🙂

Memang dari segi harga cukup mahal untuk orang yang butuh volume makanan, tapi buat orang yang menikmati seni makanan & petualangan eksplorasi lidah plus butuh tempat santai diluar tembok mall, maka berkunjung ke tempat ini jelas patut dicoba😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 06/03/2011 by in makanan and tagged , .

Ranah Rana

don't you grateful that your kitten is willing to take care her little friend like this? They are not sisters but they can comfort each other. Harapan (Hope) is crying everytime Sabrina is not around and I am blessed I have Sabrina to stay with Harapan.

Ibu mertua saya (dan banyak org di luar sana yang tidak pelihara hewan) menanyakan mengapa saya cari masalah dengan pertambahan krucil ini yang kemungkinan dpt adopter tak semudah itu. Saya biasanya cuma membalas dengan senyum Pak Harto yang generasi Langgas biasanya bingung bentuk senyum ini seperti apa.

Sebenarnya ini semata2 karena saya tahu rasanya hidup sendiri. Sehari-hari di Depok saya lebih banyak berkomunikasi dengan org lewat mengetik drpd tatap muka dan berbicara. Sejak 2011 saya sendirian saya sudah melihat rupa kejadian yg bikin deg2an di Depok. saya bs merasakan kebingungan Goofy ketika dia harus mengais sampah, Maxi yang lumpuh ditinggal di pinggir jalan ataupun banyak kucing yang sudah saya tangani.

Semua mahluk mungkin bisa bertahan hidup sendirian tapi tidak semua sanggup menjalani hari dengan kesepian. Semua mahluk butuh mahluk lain sehingga ia merasa diperjuangkan, diutamakan dan diperhatikan. ini kandang no 2 kl ga salah disebutnya di kalangan pet shop. kl hujan2 begini saya suka bingung kenapa Mimi dan Mumu di kandang, Momo selalu bisa lolos. Saya jd iseng nungguin mereka kelar makan padahal kondisi saya jg sedang demam. Oalah ternyata dari celah bawah. Sip besok dipasang tali rafia melintang supaya ga menghilang pas lg sayang2nya eh pas lagi hujan deras maksudnya.

Momo sampai sekarang belum ada yang nanyain padahal Momo anak yang aktif dan mandiri sekali. Kl memang masih ada rejeki, bermentallah mbayar walau itu dgn nabung, bukan cari gratisan (lirik komentar2 tayangan lama). Ta jamin penjenangan cepet sugih royo royo (segenap pengikut hening seketika ga ngerti gw ngomong apa apa)

#infosteril #Repost @valeuccio85 #infosteril Jakarta Selatan Teman2 berikut adalah kucing2 yang mencari adopter:

1. Mimi dan Mumu. Bersaudara. Sudah ada yang berminat mengadopsi Mimi dan juga sudah ada yang mau adopsi Mumu. Tinggal tunggu

2. Momo. Anak ini selalu merasa perlu menerobos kandang dan menaklukan dunia >.< coba ini coba itu. Momo tidak ada yang nanyain. 
3. Mama Iming dan Anaknya Imong blas ga ada yang nanyaib sama sekali. Saya bingung sebenarnya. Mau mengembalikan Mama ke jalan, lalu cari adopter utk Imong saja. Namun itu pun Imong tidak ada yang minat

4. Nah ada si Sabrina bersama Harapan di bawah Mama Iming dan Imong

5. Ada TENANG yang mirip dengan Sabrina. Tenang dan Sabrina memiliki bulu yang warnanya biasa saja. tampang pun ala kadarnya. Saya tahu susah cari adopter. Apalagi Tenang yang sudah semakin besar.. tapi

Mengapa saya mencari adopter? Pertama, kucing2 lain ada di ruangan lain yang semuanya pilek parah tidak sembuh2. Kebetulan kucing yang kena pilek tersebut sudah vaksin dan sudah dewasa. Sementara mereka ini masi rentan. Kedua, setiap bulannya budget utk steril kucing jalanan terpakai jika kucing kecil masih penuh di Rumah Steril. Padahal fokus kami adalah mensteril sebanyak2nya kucing jalanan dari dana yang terkumpul oleh pendaftar. 
Tolonglah saya. Sudah banyak kucing jalanan yang saya dekati utk jd target berikutnya.

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: