kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Aku Bisa Lihat yang Kamu Tidak Lihat

Menjadi guru lepas di sebuah lembaga bahasa Inggris selalu ada cerita yang berbeda di kesehariannya. Murid datang dan berganti dan selalu ada hal-hal baru yang saya alami. Dua bulan terakhir, saya memiliki pengalaman menarik bertemu dengan murid usia remaja yang begitu terlihat potensinya. Ketika anak-anak lain tidak terlalu peduli dengan beberapa lagu yang saya mainkan saat waktu istirahat, dia berulang kali datang kepada saya menanyakan judul lagu tersebut, ikut bersenandung, dan bertanya soal Glee.

Saya mulai merasa bahwa sebenarnya anak ini memiliki talenta dalam bernyanyi. Dia mungkin tidak menyadarinya atau menganggap menyanyi terlalu cewek banget tapi di dalam diri saya rasanya ingin sekali bilang kepada dia bahwa jika dia mau belajar, dia bisa mengasah bakat bernyanyinya menjadi lebih baik. Tentu ketika itu saya menahan diri untuk membicarakan hal tersebut karena tidak mau jadi guru yang sok menggurui *ini apa sih*. Lalu tercetuslah dari anak ini bahwa dia sebenarnya ingin sekali belajar bass. Saya pun mendukungnya. Selama ada waktu dan dana mengapa tidak ?

Saya jadi teringat dengan jendela johari. Sebuah materi kuliah sederhana yang paling menempel di kepala saya. Manusia memiliki 4 area, area yang kita dan orang lain sadari, area yang tidak kita sadari tapi orang lain bisa lihat, area yang orang lain tidak sadari tapi kita tahu, dan area gelap yang mana baik kita maupun orang lain tidak / belum menyadari soal itu. Seringkali orang lain bisa melihat hal lain dari diri kita yang tidak pernah kita sadari. Itu sebabnya orang lain bisa memberikan umpan balik (feed back) kepada kita. Apakah kita mengabaikan atau memberikan tanggapan, semuanya kembali ke kita.

Image

Akhirnya saya berkesempatan bertemu dengan ayah dari anak itu ketika pertemuan orang tua murid. Menarik sekali bahwa ayahnya juga menyadari hal yang sama. Namun sang ayah ingin memastikan di bidang manakah anaknya bisa sukses karena sang anak juga ingin menjadi pengusaha ternak. Saya bisa paham jika bapak tersebut ingin anaknya fokus pada 1 minat karena hal ini menyangkut pada budget keluarga. Saya tidak tahu bagaimana kelanjutan kisah anak tersebut. Namun satu hal saya lega sudah menyampaikan hal yang bisa saya lihat dari anak itu baik kepada anak tersebut maupun orang tuanya. Bagaimana kelanjutannya biarlah mereka yang memutuskan bersama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 11/01/2013 by in lesson and tagged , .

Ranah Rana

#Repost @valeuccio85 #infosteril Jakarta Selatan Teman2 berikut adalah kucing2 yang mencari adopter:

1. Mimi dan Mumu. Bersaudara. Sudah ada yang berminat mengadopsi Mimi dan juga sudah ada yang mau adopsi Mumu. Tinggal tunggu

2. Momo. Anak ini selalu merasa perlu menerobos kandang dan menaklukan dunia >.< coba ini coba itu. Momo tidak ada yang nanyain. 
3. Mama Iming dan Anaknya Imong blas ga ada yang nanyaib sama sekali. Saya bingung sebenarnya. Mau mengembalikan Mama ke jalan, lalu cari adopter utk Imong saja. Namun itu pun Imong tidak ada yang minat

4. Nah ada si Sabrina bersama Harapan di bawah Mama Iming dan Imong

5. Ada TENANG yang mirip dengan Sabrina. Tenang dan Sabrina memiliki bulu yang warnanya biasa saja. tampang pun ala kadarnya. Saya tahu susah cari adopter. Apalagi Tenang yang sudah semakin besar.. tapi

Mengapa saya mencari adopter? Pertama, kucing2 lain ada di ruangan lain yang semuanya pilek parah tidak sembuh2. Kebetulan kucing yang kena pilek tersebut sudah vaksin dan sudah dewasa. Sementara mereka ini masi rentan. Kedua, setiap bulannya budget utk steril kucing jalanan terpakai jika kucing kecil masih penuh di Rumah Steril. Padahal fokus kami adalah mensteril sebanyak2nya kucing jalanan dari dana yang terkumpul oleh pendaftar. 
Tolonglah saya. Sudah banyak kucing jalanan yang saya dekati utk jd target berikutnya. Hi this is Sabrina because she was found inside Sabri's shop

Sebelum saya cerita Sabrina, saya cerita Sabri dulu. di tahun 2013-2015 saya tinggal di #pinggirpasar yang banyak saya ceritakan di blog pribadi. Saya mengontrak kios sederhana persis di sebelah kios Sabri. 
Sabri toko kelontong. Saya melanjutkan usaha pindahan. Saya dan Sabri sama-sama merintis usaha sekaligus tinggal di kios tersebut. Ga usah tanya soal higienis, ventilasi, dsb, dst. Yang penting bisa tidur. Cukup sudah. Sabri dari Aceh. Saya dari Pasar Minggu haha. 
Dari yang awalnya sepi, kios Sabri bertambah ramai. April 2014 saya menemukan Goofy di pembuangan sampah di belakang hotel Bumi Wiyata. Saya mengajak Goofy pulang tanpa tali dan ketika tiba saya sudah siap kl Sabri ga setuju.

Namun Sabri justru tidak berkeberatan. Sadar bahwa org yang beragama Islam menganggap anjing najis dan mungkin ada kekhawatiran bahwa pelanggan jd takut krn Goofy, saya pun berjanji segera mencari pemilik Goofy / adopter. Lalu Sabri malah bilang 'jangan buk. anjing bagus. ga ada salah apa2 juga' (dengan aksen Acehnya yang setengah mati saya pahami). Saya ingat makanan pertama Goofy adalah kornet dan telur hasil ngutang sama Sabri. Nah sampai sekarang saya masih akrab dengan Sabri untuk membeli kebutuhan bulanan kantor #peentar. Saya bisa saja belanja ke supermarket itung2 jalan2 tp saya ingin ikut membantu rejeki Sabri mengingat bertahun2 dia mengijinkan saya utang belanjaan bayar pas ada uang (trust me Sabri saved my life a lot. when I was so hungry but I did not have money, I took instant noodle from him)

Malam menjelang saya berangkat ke Pulau Seribu 3 hr yang lalu, Saya seperti biasa bayar belanja bulanan. Sabri sedang sibuk di bawah kolong. Ternyata ada anak kucing di dalam. Sabri minta tolong saya bawa pulang karena nyaris terjepit karung tepung. Ya sudah. Masuklah Sabri-na ke dalam tas dan memulai masa foto-foto-demi-dapat-adopter. guys seriously.

Jarang2 saya sampai harus screenshot spt ini cuma kalian perlu belajar untuk cari info dulu sblm ketik komentar.

Sudah dijelaskan bahwa semua soal steril dan lokasi bisa dicari di #infosteril Terima kasih banyak. Matur nuwun sanget. Thank you very much for sharing your story with us.

#2016bestnine dari Rumah Steril sudah tayang. Ada cerita bahagia, ada cerita sedih, ada juga yang ga penting seperti Oreo yg main air dan Momo yang ngantuk jd objek foto demi mendapatkan adopter. Tanpa teman2 yang berbagi cerita, orang masih banyak yang bingung steril itu apa. 
Saya tidak pernah tahu sampai kapan urusan overpopulasi kucing dan anjing akan selesai di Indonesia. Yang saya tahu, semakin banyak org diajarkan tentang kesejahteraan hewan, semakin banyak org tergerak untuk membuat perubahan.

cek tagar #infosteril utk cari tahu info steril di kota terdekat. Iya kota terdekat. Ingat ga semua dokter hewan yang bs steril dan dbayar minim ada di kota kesayanganmu ;)

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: