kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Saya Belajar Banyak dari Josua Tumakaka

Saya menulis tentang Belajar Banyak dari Josua Tumakaka bukan karena ingin cari muka. Semua yang saya tuang adalah murni ulasan saya sebagai murid yang sedang belajar tentang Yesus selama ini. Apa yang membuat saya tertarik berguru kepada Josua bukan kepada yang lain ? Sederhana, karena saya orangnya GA MAU KALAH.

Masa-masa di Tiberias adalah masa yang mana setiap kali saya merasa terpuruk, saya mencari jadwal kebaktian yang bisa menguatkan saya, yang mana itu adalah jam Josua, lalu saya pulang dengan semangat baru. Saya sempat hidup dalam kepahitan karena batal menikah dan kotbah-kotbah Josua seperti sesi konseling/terapi buat saya.

Ketika selama 1 tahun terakhir (2012) terjadi ketegangan di Tiberias karena Josua, dia menjadi teladan saya. Josua saja sudah diperlakukan begitu bisa tetap tenang, mengapa saya sepertinya #rauwisuwis masalah sepele. Saya berhenti mengasihani diri karena mata saya terbuka, kalau Josua bisa tenang, saya juga harus bisa.

Itu yang membuat saya penasaran dan ingin tahu apa sebenarnya kunci untuk bisa mengampuni secara total, tetap tenang walau banyak orang yang menekan, dan tidak menuntut ini itu ke orang lain. Oh ya sama satu lagi : BUKAN MANUSIA TERGANTUNG PERASAAN. There’s no such thing like ‘not in the good mood’. Saya menerapkannya ini ke dalam hidup saya sehari-hari. Apakah ini membuat saya jadi mengkultusindividukan Josua ? Tidak sama sekali. Bayangkan begini, anda suka pelajaran Sejarah lalu ada diajar oleh guru yang juga sangat menikmati Sejarah. Anda senang diajar oleh guru tersebut tapi cinta dan minat anda tetap SEJARAH bukan guru itu.

Jadi begitu juga dengan saya. Saya sangat menikmati untuk mengenal Yesus lebih dalam. Melalui Josua dan proses belajar saya pribadi, saya bisa benar-benar bisa merasakan cinta Yesus secara berkelimpahan dan bisa membagikan cinta itu kepada orang lain tanpa harus ada tuntutan dicintai kembali seperti yang saya inginkan.

Proses belajar pribadi saya tekankan di atas karena saya juga meluangkan waktu untuk mengenal pribadi Yesus. Hasilnya ? Em yang paling berkesan buat saya saat ini adalah bagaimana Yesus sendiri yang menaruh jatuh cinta itu kepada saya untuk orang yang menurut Yesus klop dengan saya. Jika fase manusia normal, ada ketertarikan, PDKT, lalu jadian, semua hal tersebut dirancang beda sama Yesus. Singkat kata, Yesus yang sediakan orangnya, Yesus yang taruh jatuh cintanya. Apakah orang tersebut mencintai saya dengan menggebu-gebu, ternyata itu bukan urusan saya. Nah urusan cinta-cintaan, jatuh-jatuhan ini tidak saya dapatkan dari Josua tapi bagaimana saya berdoa untuk ketaatan, berdoa minta apa yang saya butuhkan, itu saya belajar dari dia.

Saya tahu tulisan ‘Saya Belajar Banyak dari Josua Tumakaka‘ jauh tidak menarik daripada bombardir kesaksian atau video yang terlihat lebih heboh. Namun sudah nasib anda membaca tulisan ini xixixixixx. Balik lagi ke soal GA MAU KALAH, saya terus mau tahu bagaimana saya bisa menjadi berkat lebih lagi ke orang lain. Bagaimana saya bisa mantab semua perkataan saya terjadi. Itu sebabnya saya terus belajar bukan cuma ke Josua Tumakaka tapi juga ke koordinator sekolah minggu saya, partner saya, dan masih banyak lagi orang-orang di sekitar.

2 comments on “Saya Belajar Banyak dari Josua Tumakaka

  1. Pingback: Berpikir Kritis dalam menanggapi berita soal Josua Tumakaka & Grace of Christ Community Church | kisah guru

  2. Tati
    21/07/2013

    yang kita harus teladani adalah bgmn Yesus difitnah, dicerca, dipukulin, ditombak, di pecut, sampai ber darah2, tp apa kata Yesus? Bapa ampuni orang2 ini , krn mereka tidak tahu apa yg mereka lakukan, begitu pula keyakinan pak Joshua , bgt pula keyakinan saya dan kel , Bapa sangat mengasihi kita, percayalah didalam Tuhan ada pembelaan. Haleluy Puji Tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 04/06/2013 by in rohani and tagged .

Ranah Rana

don't you grateful that your kitten is willing to take care her little friend like this? They are not sisters but they can comfort each other. Harapan (Hope) is crying everytime Sabrina is not around and I am blessed I have Sabrina to stay with Harapan.

Ibu mertua saya (dan banyak org di luar sana yang tidak pelihara hewan) menanyakan mengapa saya cari masalah dengan pertambahan krucil ini yang kemungkinan dpt adopter tak semudah itu. Saya biasanya cuma membalas dengan senyum Pak Harto yang generasi Langgas biasanya bingung bentuk senyum ini seperti apa.

Sebenarnya ini semata2 karena saya tahu rasanya hidup sendiri. Sehari-hari di Depok saya lebih banyak berkomunikasi dengan org lewat mengetik drpd tatap muka dan berbicara. Sejak 2011 saya sendirian saya sudah melihat rupa kejadian yg bikin deg2an di Depok. saya bs merasakan kebingungan Goofy ketika dia harus mengais sampah, Maxi yang lumpuh ditinggal di pinggir jalan ataupun banyak kucing yang sudah saya tangani.

Semua mahluk mungkin bisa bertahan hidup sendirian tapi tidak semua sanggup menjalani hari dengan kesepian. Semua mahluk butuh mahluk lain sehingga ia merasa diperjuangkan, diutamakan dan diperhatikan. ini kandang no 2 kl ga salah disebutnya di kalangan pet shop. kl hujan2 begini saya suka bingung kenapa Mimi dan Mumu di kandang, Momo selalu bisa lolos. Saya jd iseng nungguin mereka kelar makan padahal kondisi saya jg sedang demam. Oalah ternyata dari celah bawah. Sip besok dipasang tali rafia melintang supaya ga menghilang pas lg sayang2nya eh pas lagi hujan deras maksudnya.

Momo sampai sekarang belum ada yang nanyain padahal Momo anak yang aktif dan mandiri sekali. Kl memang masih ada rejeki, bermentallah mbayar walau itu dgn nabung, bukan cari gratisan (lirik komentar2 tayangan lama). Ta jamin penjenangan cepet sugih royo royo (segenap pengikut hening seketika ga ngerti gw ngomong apa apa)

#infosteril #Repost @valeuccio85 #infosteril Jakarta Selatan Teman2 berikut adalah kucing2 yang mencari adopter:

1. Mimi dan Mumu. Bersaudara. Sudah ada yang berminat mengadopsi Mimi dan juga sudah ada yang mau adopsi Mumu. Tinggal tunggu

2. Momo. Anak ini selalu merasa perlu menerobos kandang dan menaklukan dunia >.< coba ini coba itu. Momo tidak ada yang nanyain. 
3. Mama Iming dan Anaknya Imong blas ga ada yang nanyaib sama sekali. Saya bingung sebenarnya. Mau mengembalikan Mama ke jalan, lalu cari adopter utk Imong saja. Namun itu pun Imong tidak ada yang minat

4. Nah ada si Sabrina bersama Harapan di bawah Mama Iming dan Imong

5. Ada TENANG yang mirip dengan Sabrina. Tenang dan Sabrina memiliki bulu yang warnanya biasa saja. tampang pun ala kadarnya. Saya tahu susah cari adopter. Apalagi Tenang yang sudah semakin besar.. tapi

Mengapa saya mencari adopter? Pertama, kucing2 lain ada di ruangan lain yang semuanya pilek parah tidak sembuh2. Kebetulan kucing yang kena pilek tersebut sudah vaksin dan sudah dewasa. Sementara mereka ini masi rentan. Kedua, setiap bulannya budget utk steril kucing jalanan terpakai jika kucing kecil masih penuh di Rumah Steril. Padahal fokus kami adalah mensteril sebanyak2nya kucing jalanan dari dana yang terkumpul oleh pendaftar. 
Tolonglah saya. Sudah banyak kucing jalanan yang saya dekati utk jd target berikutnya.

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: