kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

MAU DIBAWA KEMANA

Mau dibawa kemana – sebuah lagu dari Armada adalah lagu yang suka saya dengarkan dalam berbagai versi di youtube. Saya suka dengan situasi yang penuh ketidakpastian seperti yang dituturkan dalam lagu tersebut. MAU DIBAWA KEMANA LUBUK HATI YANG TERDALAM sepertinya menjadi senandung kecil ketika saya sendirian.

Setiap malam hidup di pinggir jalan, saya menghadapi kesendirian. Berhadap-hadapan dengan diri saya sendiri. Lubuk hati terdalam saya ingin mencari petualangan baru. Saya sudah merasa cukup dengan apa yang telah saya lakukan selama ini. Saya tidak lagi memikirkan soal return of investment dari usaha yang saat ini saya kelola. Sebuah momok yang sempat menggelayuti saya di tahun pertama karena merasa perlu mempertanggungjawabkan uang warisan. Usaha saya saat ini mulai menunjukkan hasil, tapi saya pun tidak tertarik memetik hasil. Saya ingin menjelajahi tempat baru sambil menjadi pekerja lepas. Saya ingin melihat hal baru dan kearifan ulayat yang tidak akan saya bisa pahami dengan sungguh-sungguh jika hanya membaca dari Depok saja. 2 tahun hidup di Depok, 27 tahun di Pasar Minggu, saya masih merasa belum belajar apa-apa dari budaya yang berbeda. Saya membayangkan bahwa saya menjalani sebuah lembaran baru yng mana saya bisa mengajar, menulis atau apapun sambil saya mempelajari buday tradisional ìndonesia.

Apakah saya tidak ingin punya aset ? Punya anak ? Punya kekayaan ? Saya ingin. Tapi keinginan saya berpetualang lebih besar dari itu semua. Saya tahu dalam pengalaman saya bekerja, saya tidak pernah bertahan di satu tempat lebih dari 3 tahun. Ketika saya sudah merasa ajeg dan menguasai semuanya, saya akan mengepak seluruh barang-barang saya dan menantang diri saya sendiri ke dalam situasi yang baru.

Sadar mengenai hal itu, saya mempersiapkan diri untuk 1 tahun lagi mempersiapkan orang yang meneruskan usaha ini. It is time for me to set a new journey. No strings attached. Nothing to lose even to all assets and belonging I have. My life is about an exciting path.

I realised adventures are the best way to learn

2 comments on “MAU DIBAWA KEMANA

  1. rast20
    28/08/2013

    Bagaimana kalau tantangan barunya adalah “kemampuan bertahan di satu tempat > 3 tahun”?

    • vivi
      29/08/2013

      udah pernah pak. 3,5 th. mentok. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 24/08/2013 by in cuapcuap and tagged .

Ranah Rana

don't you grateful that your kitten is willing to take care her little friend like this? They are not sisters but they can comfort each other. Harapan (Hope) is crying everytime Sabrina is not around and I am blessed I have Sabrina to stay with Harapan.

Ibu mertua saya (dan banyak org di luar sana yang tidak pelihara hewan) menanyakan mengapa saya cari masalah dengan pertambahan krucil ini yang kemungkinan dpt adopter tak semudah itu. Saya biasanya cuma membalas dengan senyum Pak Harto yang generasi Langgas biasanya bingung bentuk senyum ini seperti apa.

Sebenarnya ini semata2 karena saya tahu rasanya hidup sendiri. Sehari-hari di Depok saya lebih banyak berkomunikasi dengan org lewat mengetik drpd tatap muka dan berbicara. Sejak 2011 saya sendirian saya sudah melihat rupa kejadian yg bikin deg2an di Depok. saya bs merasakan kebingungan Goofy ketika dia harus mengais sampah, Maxi yang lumpuh ditinggal di pinggir jalan ataupun banyak kucing yang sudah saya tangani.

Semua mahluk mungkin bisa bertahan hidup sendirian tapi tidak semua sanggup menjalani hari dengan kesepian. Semua mahluk butuh mahluk lain sehingga ia merasa diperjuangkan, diutamakan dan diperhatikan. ini kandang no 2 kl ga salah disebutnya di kalangan pet shop. kl hujan2 begini saya suka bingung kenapa Mimi dan Mumu di kandang, Momo selalu bisa lolos. Saya jd iseng nungguin mereka kelar makan padahal kondisi saya jg sedang demam. Oalah ternyata dari celah bawah. Sip besok dipasang tali rafia melintang supaya ga menghilang pas lg sayang2nya eh pas lagi hujan deras maksudnya.

Momo sampai sekarang belum ada yang nanyain padahal Momo anak yang aktif dan mandiri sekali. Kl memang masih ada rejeki, bermentallah mbayar walau itu dgn nabung, bukan cari gratisan (lirik komentar2 tayangan lama). Ta jamin penjenangan cepet sugih royo royo (segenap pengikut hening seketika ga ngerti gw ngomong apa apa)

#infosteril #Repost @valeuccio85 #infosteril Jakarta Selatan Teman2 berikut adalah kucing2 yang mencari adopter:

1. Mimi dan Mumu. Bersaudara. Sudah ada yang berminat mengadopsi Mimi dan juga sudah ada yang mau adopsi Mumu. Tinggal tunggu

2. Momo. Anak ini selalu merasa perlu menerobos kandang dan menaklukan dunia >.< coba ini coba itu. Momo tidak ada yang nanyain. 
3. Mama Iming dan Anaknya Imong blas ga ada yang nanyaib sama sekali. Saya bingung sebenarnya. Mau mengembalikan Mama ke jalan, lalu cari adopter utk Imong saja. Namun itu pun Imong tidak ada yang minat

4. Nah ada si Sabrina bersama Harapan di bawah Mama Iming dan Imong

5. Ada TENANG yang mirip dengan Sabrina. Tenang dan Sabrina memiliki bulu yang warnanya biasa saja. tampang pun ala kadarnya. Saya tahu susah cari adopter. Apalagi Tenang yang sudah semakin besar.. tapi

Mengapa saya mencari adopter? Pertama, kucing2 lain ada di ruangan lain yang semuanya pilek parah tidak sembuh2. Kebetulan kucing yang kena pilek tersebut sudah vaksin dan sudah dewasa. Sementara mereka ini masi rentan. Kedua, setiap bulannya budget utk steril kucing jalanan terpakai jika kucing kecil masih penuh di Rumah Steril. Padahal fokus kami adalah mensteril sebanyak2nya kucing jalanan dari dana yang terkumpul oleh pendaftar. 
Tolonglah saya. Sudah banyak kucing jalanan yang saya dekati utk jd target berikutnya.

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: