kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Keseharian Saya ? Mengajar dan Menulis

saya melepas profesi penuh waktu saya sebagai seorang guru menjadi pekerja dari rumah untuk memantau media terhadap produk-produk tertentu.  4 jobs in daily basis : #ContentWriter #PartTimerMediaMonitoring #CatCareGiver #Teacher . Tentu saja kegiatan itu membuat saya banyak menulis dengan perhitungan sederhana sehingga melatih kemampuan saya membuat rumus. Saya juga masih menulis artikel di beberapa website.

Mengapa jasa tulis artikel penting untuk sebuah website ? Sebab jika tulisan artikel itu terlalu biasa apalagi tidak menarik untuk dibaca bisa dipastikan website itu tidak dapat berada di posisi halaman depan Google Search. Selain itu tulisan yang menarik membuat calon pembeli menjadi tertarik dan percaya dengan website tersebut. Sehingga pembaca dapat berubah menjadi klien ingin menggunakan jasa atau produk dari website tersebut. Orang menilai dari tampilan, jika artikel website hanya ditulis dengan sekedarnya, dengan ejaan yang salah di mana-mana, bisa dipastikan pembaca tidak tertarik dengan produk atau jasa yang dijual. Memang tampilan tema juga berpengaruh tapi apalah artinya tampilan tema jika tidak ada artikel-artikel yang dapat dibaca. Portfolio saya bisa dilihat dengan klik foto di bawah

vivi si tukang tulis

arung jeram di malang

17 comments on “Keseharian Saya ? Mengajar dan Menulis

  1. Pista Simamora
    29/03/2014

    sepertinya enak ya jadi guru, heheee

  2. kucing nyaris punah
    03/02/2015

    Wah namanya guru teladan nih, kalau boleh tau guru di sd, smp, atau sma?

    • vivi
      03/02/2015

      mau naruh backlink ya ? okeh kasih deh kakakkkk

  3. Mangs Aduls
    09/05/2015

    ia ya mba. buat apa tema bagus kalo tidak ada isinya. orang sudah buka berharap bagus. eh sekalinya kosong mlongpong. jadi kecewa pemirsa

    • vivi
      11/05/2015

      yang mana utk mengisi website itu memang dibutuhkan ketekunan hohohohohoho

  4. sitravellingaddict
    24/05/2015

    hallo bu guru, lam kenal.. hehehe…

  5. bukanrastaman
    09/07/2015

    Loh mbak sering ke malang ya..

    salam kenal mbak, saya suka banget band reggae malang “Tropical forest” namanya

    • vivi
      09/07/2015

      tepatnya saya sering ke Batu. Ke kota Malangnya sendiri cuma 1-2x lah seumur hidup. Sebenarnya yg suka reggae itu staf saya @aazizzailani jadiny suka denger lagu reggae dan dpt update @indoreggaeroots dari dia. cuma ud stahun ini ga ada kabar sjk abdul resign

  6. ghozaliq
    29/07/2015

    multitasking sekali ya😀

    • vivi
      29/07/2015

      kurang lebih begitu *ngemil coklat*

      • ghozaliq
        29/07/2015

        Woowww *nyruput kopi

  7. cumilebay.com
    06/03/2016

    Eh jadi CW ini penghasilan nya menjanjikan banget yaa kak ???

    • vivi
      08/03/2016

      ga juga. bener-bener penuh perjuangan koq

  8. Iqbal Rois
    05/05/2016

    Jgn2 job2 content placement yg aku dpt kmu yg tulis kak..?
    😉

    • vivi
      12/05/2016

      yang mana nih ? *celingak celinguk*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 11/03/2014 by in lesson and tagged , , .

Ranah Rana

#Repost @valeuccio85 #infosteril Jakarta Selatan Teman2 berikut adalah kucing2 yang mencari adopter:

1. Mimi dan Mumu. Bersaudara. Sudah ada yang berminat mengadopsi Mimi dan juga sudah ada yang mau adopsi Mumu. Tinggal tunggu

2. Momo. Anak ini selalu merasa perlu menerobos kandang dan menaklukan dunia >.< coba ini coba itu. Momo tidak ada yang nanyain. 
3. Mama Iming dan Anaknya Imong blas ga ada yang nanyaib sama sekali. Saya bingung sebenarnya. Mau mengembalikan Mama ke jalan, lalu cari adopter utk Imong saja. Namun itu pun Imong tidak ada yang minat

4. Nah ada si Sabrina bersama Harapan di bawah Mama Iming dan Imong

5. Ada TENANG yang mirip dengan Sabrina. Tenang dan Sabrina memiliki bulu yang warnanya biasa saja. tampang pun ala kadarnya. Saya tahu susah cari adopter. Apalagi Tenang yang sudah semakin besar.. tapi

Mengapa saya mencari adopter? Pertama, kucing2 lain ada di ruangan lain yang semuanya pilek parah tidak sembuh2. Kebetulan kucing yang kena pilek tersebut sudah vaksin dan sudah dewasa. Sementara mereka ini masi rentan. Kedua, setiap bulannya budget utk steril kucing jalanan terpakai jika kucing kecil masih penuh di Rumah Steril. Padahal fokus kami adalah mensteril sebanyak2nya kucing jalanan dari dana yang terkumpul oleh pendaftar. 
Tolonglah saya. Sudah banyak kucing jalanan yang saya dekati utk jd target berikutnya. Hi this is Sabrina because she was found inside Sabri's shop

Sebelum saya cerita Sabrina, saya cerita Sabri dulu. di tahun 2013-2015 saya tinggal di #pinggirpasar yang banyak saya ceritakan di blog pribadi. Saya mengontrak kios sederhana persis di sebelah kios Sabri. 
Sabri toko kelontong. Saya melanjutkan usaha pindahan. Saya dan Sabri sama-sama merintis usaha sekaligus tinggal di kios tersebut. Ga usah tanya soal higienis, ventilasi, dsb, dst. Yang penting bisa tidur. Cukup sudah. Sabri dari Aceh. Saya dari Pasar Minggu haha. 
Dari yang awalnya sepi, kios Sabri bertambah ramai. April 2014 saya menemukan Goofy di pembuangan sampah di belakang hotel Bumi Wiyata. Saya mengajak Goofy pulang tanpa tali dan ketika tiba saya sudah siap kl Sabri ga setuju.

Namun Sabri justru tidak berkeberatan. Sadar bahwa org yang beragama Islam menganggap anjing najis dan mungkin ada kekhawatiran bahwa pelanggan jd takut krn Goofy, saya pun berjanji segera mencari pemilik Goofy / adopter. Lalu Sabri malah bilang 'jangan buk. anjing bagus. ga ada salah apa2 juga' (dengan aksen Acehnya yang setengah mati saya pahami). Saya ingat makanan pertama Goofy adalah kornet dan telur hasil ngutang sama Sabri. Nah sampai sekarang saya masih akrab dengan Sabri untuk membeli kebutuhan bulanan kantor #peentar. Saya bisa saja belanja ke supermarket itung2 jalan2 tp saya ingin ikut membantu rejeki Sabri mengingat bertahun2 dia mengijinkan saya utang belanjaan bayar pas ada uang (trust me Sabri saved my life a lot. when I was so hungry but I did not have money, I took instant noodle from him)

Malam menjelang saya berangkat ke Pulau Seribu 3 hr yang lalu, Saya seperti biasa bayar belanja bulanan. Sabri sedang sibuk di bawah kolong. Ternyata ada anak kucing di dalam. Sabri minta tolong saya bawa pulang karena nyaris terjepit karung tepung. Ya sudah. Masuklah Sabri-na ke dalam tas dan memulai masa foto-foto-demi-dapat-adopter. guys seriously.

Jarang2 saya sampai harus screenshot spt ini cuma kalian perlu belajar untuk cari info dulu sblm ketik komentar.

Sudah dijelaskan bahwa semua soal steril dan lokasi bisa dicari di #infosteril Terima kasih banyak. Matur nuwun sanget. Thank you very much for sharing your story with us.

#2016bestnine dari Rumah Steril sudah tayang. Ada cerita bahagia, ada cerita sedih, ada juga yang ga penting seperti Oreo yg main air dan Momo yang ngantuk jd objek foto demi mendapatkan adopter. Tanpa teman2 yang berbagi cerita, orang masih banyak yang bingung steril itu apa. 
Saya tidak pernah tahu sampai kapan urusan overpopulasi kucing dan anjing akan selesai di Indonesia. Yang saya tahu, semakin banyak org diajarkan tentang kesejahteraan hewan, semakin banyak org tergerak untuk membuat perubahan.

cek tagar #infosteril utk cari tahu info steril di kota terdekat. Iya kota terdekat. Ingat ga semua dokter hewan yang bs steril dan dbayar minim ada di kota kesayanganmu ;)

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: