kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Pertama Kali : Beli Make Over Karena Masih Penasaran Arsir Muka

Memasuki 2016 tulisan ini akan saya perbarui ya:

petualangan lanjutan soal belajar seni berhias khususnya arsir terang gelap (alias shading and contouring make up) kembali dimulai setelah vakum sejak Desember 2013. Ini gara-gara saya menemukan merek lokal Make Over yang bisa dipakai untuk seni berias ini.

Saya akan berusaha mencari merek lokal dulu sebelum meloncat ke merek luar negeri jika memang tidak bisa saya pakai. Saya sih bersyukur banget banyak makeup merek lokal yang bisa saya pakai.

Make Over ternyata satu grup dengan Wardah. Website Make Over sebenarnya tidak terlalu diperbaharui, jadi penemuan saya akan counter Make Over di Matahari Depok Town Square semata-mata kebetulan saya sedang di sana. Soalnya di website tidak ada keterangan bisa dibeli di mana di Depok.

Kabar terbaru : Make Over bisa dipesan online melalui beberapa toko online sebagai berikut :

make over

Takut barangnya ga nyampe ? Takut warnanya salah? Biasakanlah membaca. Kalau memang suratan nasib membuat anda jarang membaca buku, kini dari hp atau dari komputer kantor anda bisa membaca beragam tulisan blog seputar merek Make Over dengan contoh sapuannya di kulit Indonesia. Jadi yang di luar Jakarta. Entah itu di Palembang atau Pekanbaru. Di Jogja atau Jambi yuk belanja online Make Over #bukanIklan #KonsumenYangPuas

Iseng nanya beberapa produknya kepada staf penjaga Maka Over. Saya sebetulnya juga sudah melihat di blog kecantikan dan juga video youtube dari Make Over sendiri. Cuma untuk shading dan contouring lebih jelas lihat channel youtube yang lain. Saya sendiri bukan mahluk mall jadi memang sudah jalannya saya menemukan Make Over dan membelinya *alasan*. Oh iya, ketika di counter Make Over Matahari Depok Town Square cuma nanya nanya dulu untuk memperhitungkan biaya yang harus disiapkan.

Saya akhirnya membeli di toko make up langganan di ITC Depok karena produk Make Over yang konon paling dirajai yaitu Face Contour Kit tidak kunjung ada di Matahari. Iseng mencari si Face Contour Kit di ITC juga tetap tidak ada. Ya sudah beli yang lain saja dulu toh di ITC rata-rata harga Make Over lebih murah 10-12 ribu per produk dan dibanding LT Pro (premiumnya La Tulipe) lebih murah dua ribu.

Mari membahas merek Make Over yang saya punya.

Pertama adalah soal Hydration Serum Make Over. Dulu – dulu saya tidak pernah tahu manfaatnya primer dalam tata rias. Ternyata supaya lebih menyatu, alas bedak tidak pecah dan awet ya. Terbukti koq. Harga counter Rp. 98.000.

Di tahun 2016 ini sisa serum tinggal dikit. Saya ada rencana ganti primer yang lain. Sekedar informasi Hydration Serum Make Over persis sama plek ketiplek sama dengan serum Mineral Botanica.

Selanjutnya saya memakai Corrective Base Make Up warna Cyan. Harga counter Rp. 69.000. Hmm ga seberapa menutupi noda hitam sih tapi sangat oke untuk dijadikan pelembap.

2016 Corrective Base Make Up dari Make Over masih ada dan jarang kepakai karena saya sekarang pakai Pixy two way cake yang sukses menutupi semua flek hitam saya. Tadinya aplikasi cuma menggunakan sponge dibasahi merek Expert, begitu ketemu Masami Shouko Beauty Blender hasil jauh lebih nampol. (Ulasan soal Masami Shouko akan menyusul)

Berikutnya adalah Ultra Cover Liquid Matt Foundation no 7 Caramel. Saya pakai sebagai penggelap. Botolnya sama seperti Serum. Lalu untuk highlight seharusnya juga pakai foundation warna terang ya, saya karena belum ada dana hanya memakai Maybelline Clear Smooth Minerals Concealer. harga lupa. Foundation sebelum peletakan gelap terang tersebut masih sama Max Factor 2 in 1 Caramel 95

di tahun 2016 ini saya benar-benar angkat kaki dengan produk Max Factor karena membuat kulit saya jadi sangat berminyak setelah beberapa jam pemakaian. Foundation warna gelap dari Make Over masih saya pakai karena memang pas banget untuk shading. Ga usah ribet pake countouring set lah. Itu kan pinter-pinternya marketing perusahaan makeup juga.

Yang saya lupa ya itu kalau sudah shading countouring tidak perlu ada bedak tabur lagi sebenarnya. Justru masuk bronzer, blush on dan highlighter. Ketika saya mencoba Blush On Make Over Cruise Coral no 8 seharga Rp. 75.000 saya baru sadar warnanya tidak terlihat di pipi saya. Malah saya pakaikan di kelopak mata saya. hahaha. Bronzer dan highlighter juga belum pnya. Hih, emang deh urusan blush on setengah mati nemuin yang pas.

Untuk 2016 saya justru setelah primer-foundation-shading dan highlighting sekarang kembali pakai bedak tabur merek Marcks. Bukan untuk apa apa selain Marcks memang sangat menyerap keringat jadi ketahanan makeup lebih lama. Highlighter masih pakai concealer Maybelline dan memang suka pecah. Ga usah khawatir. Ternyata supaya ga pecah campur aja concealer dengan bedak tabur. 

This slideshow requires JavaScript.

make over eye liner pencil white tecno dan viva pensil alis coklat

make over eye liner pencil white tecno dan viva pensil alis coklat

Untuk finishing touch produk yang saya pakai dari mata ke bibir :

  1. the legend VIVA eye brow pencil Rp. 28.000 warna coklat. (2016 saya rutin mengisi alis saya dengan eye shadow LT Pro)
  2. SILKY GIRL Double intense Gel Eyeliner kado dari teman saya Mira (2016 udah susah ngencerin produk ini. Saya masih maju mundur untuk buang mengingat saya ga suka buang barang kalau sampai belum habis)
  3. INEZ eye shadow Venice (Ini seri terbaik untuk beli 4 warna dalam satu palet. Kebanyakan palet eyeshadow selalu saja ada warna yang lemah. Saya sendiri di tahun 2016 berencana akan membeli eye shadow Viva satuan)
  4. MAKE OVER eye liner pencil white techno lupa harga (2016 sudah saya buang. Eye liner sekarang memakai eye shadow karena sudah punya aplikator eye liner yang sangat presisi alias kecil banget)
  5. LA TULIPE eye liner pencil hitam (kadang masih dipakai)
  6. SILKY GIRL long wearing lipliner no 3 rose (masih suka dipakai)
  7. RED A lipstick 613 dan lipstick Clarins entah no berapa. juga pemberian (clarins akhirnya habis. Red A saya kasih orang karena panas. Lipstik harian masih Wardah Rosy Pink (18), Red (3) dan Maroon Lover (10). Untuk acara lama dan harus tahan banting terhadap makanan dan minuman saat ini saya pakai La Splash Latte Confession.)

 

10 comments on “Pertama Kali : Beli Make Over Karena Masih Penasaran Arsir Muka

  1. Pingback: Pertama Kali : Make Over Indonesia Make Up Class | kisah guru

  2. citramanica
    23/05/2015

    Cantik…. Salam kenal mbak Vivi…

    • vivi
      25/05/2015

      salam kenal kembali😉

  3. Pingback: Wardah Matte Lipstick yang Tidak Matte | kisah pekerja lepas

  4. annisa nur ulfa
    10/12/2015

    mbak konter langganan di itc depok yg sebelah mana??
    pengen beli di itc, tp takut ga asli.. tp kali ini mau coba hehehe,,

    • vivi
      16/12/2015

      Hai Annisa sori baru bales. aduh lupa namanya. tapi mereka jual asli koq. termasuk yg paling rame counternya

  5. Pingback: Melukis Alis dibawah 50 ribu | kisah pekerja lepas

  6. Pingback: Di dalam Tata Rias Paripurna, Ada.. | kisah pekerja lepas

  7. Pingback: Dandan Sehari-hari Murah Meriah | kisah pekerja lepas

  8. Pingback: Lt Pro untuk Kepuasan Batin | kisah pekerja lepas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 04/10/2014 by in makeup and tagged , , , .

Ranah Rana

don't you grateful that your kitten is willing to take care her little friend like this? They are not sisters but they can comfort each other. Harapan (Hope) is crying everytime Sabrina is not around and I am blessed I have Sabrina to stay with Harapan.

Ibu mertua saya (dan banyak org di luar sana yang tidak pelihara hewan) menanyakan mengapa saya cari masalah dengan pertambahan krucil ini yang kemungkinan dpt adopter tak semudah itu. Saya biasanya cuma membalas dengan senyum Pak Harto yang generasi Langgas biasanya bingung bentuk senyum ini seperti apa.

Sebenarnya ini semata2 karena saya tahu rasanya hidup sendiri. Sehari-hari di Depok saya lebih banyak berkomunikasi dengan org lewat mengetik drpd tatap muka dan berbicara. Sejak 2011 saya sendirian saya sudah melihat rupa kejadian yg bikin deg2an di Depok. saya bs merasakan kebingungan Goofy ketika dia harus mengais sampah, Maxi yang lumpuh ditinggal di pinggir jalan ataupun banyak kucing yang sudah saya tangani.

Semua mahluk mungkin bisa bertahan hidup sendirian tapi tidak semua sanggup menjalani hari dengan kesepian. Semua mahluk butuh mahluk lain sehingga ia merasa diperjuangkan, diutamakan dan diperhatikan. ini kandang no 2 kl ga salah disebutnya di kalangan pet shop. kl hujan2 begini saya suka bingung kenapa Mimi dan Mumu di kandang, Momo selalu bisa lolos. Saya jd iseng nungguin mereka kelar makan padahal kondisi saya jg sedang demam. Oalah ternyata dari celah bawah. Sip besok dipasang tali rafia melintang supaya ga menghilang pas lg sayang2nya eh pas lagi hujan deras maksudnya.

Momo sampai sekarang belum ada yang nanyain padahal Momo anak yang aktif dan mandiri sekali. Kl memang masih ada rejeki, bermentallah mbayar walau itu dgn nabung, bukan cari gratisan (lirik komentar2 tayangan lama). Ta jamin penjenangan cepet sugih royo royo (segenap pengikut hening seketika ga ngerti gw ngomong apa apa)

#infosteril #Repost @valeuccio85 #infosteril Jakarta Selatan Teman2 berikut adalah kucing2 yang mencari adopter:

1. Mimi dan Mumu. Bersaudara. Sudah ada yang berminat mengadopsi Mimi dan juga sudah ada yang mau adopsi Mumu. Tinggal tunggu

2. Momo. Anak ini selalu merasa perlu menerobos kandang dan menaklukan dunia >.< coba ini coba itu. Momo tidak ada yang nanyain. 
3. Mama Iming dan Anaknya Imong blas ga ada yang nanyaib sama sekali. Saya bingung sebenarnya. Mau mengembalikan Mama ke jalan, lalu cari adopter utk Imong saja. Namun itu pun Imong tidak ada yang minat

4. Nah ada si Sabrina bersama Harapan di bawah Mama Iming dan Imong

5. Ada TENANG yang mirip dengan Sabrina. Tenang dan Sabrina memiliki bulu yang warnanya biasa saja. tampang pun ala kadarnya. Saya tahu susah cari adopter. Apalagi Tenang yang sudah semakin besar.. tapi

Mengapa saya mencari adopter? Pertama, kucing2 lain ada di ruangan lain yang semuanya pilek parah tidak sembuh2. Kebetulan kucing yang kena pilek tersebut sudah vaksin dan sudah dewasa. Sementara mereka ini masi rentan. Kedua, setiap bulannya budget utk steril kucing jalanan terpakai jika kucing kecil masih penuh di Rumah Steril. Padahal fokus kami adalah mensteril sebanyak2nya kucing jalanan dari dana yang terkumpul oleh pendaftar. 
Tolonglah saya. Sudah banyak kucing jalanan yang saya dekati utk jd target berikutnya.

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: