kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Perenungan Pemalang Tegal

Tegal yang cuma jadi perlintasan setiap kali saya pergi ke Kediri sebenarnya menyimpan beragam potensi yang sayang jika tidak digarap serius. 4 kabupaten di Jawa Tengah sudah siap menjadi rusak karena adanya pabrik semen. Saya berharap pemerintah daerah Tegal menyadari bahwa pendapatan daerah bisa 4x lebih besar jika pariwisata digarap serius dibanding menyerah kepada pengusaha untuk membangun pabrik🙂

Perjalanan KendalPekalongan – Pemalang – Tegal ini membuat saya membayangkan bagaimana jika di tiap stasiun dipasang booth seperti ini di peron. Iya di peron jadi penumpang kereta tidak terlalu takut ketinggalan kereta jika membeli sebentar. Ide ini menggelayut di kepala saya karena bukan cuma makanan di kereta yang monoton:

Makanannya tentu saja jangan monoton Roti Boy dan segala jajanan Alfa Mart tapi makanan khas di daerah tersebut dengan dekorasi booth yang menggambarkan kota di stasiun tersebut. Saat ini wisata bukan cuma melihat alam tapi juga makanan. Dimulai dari penumpang yang bisa mengenal makanan khas daerah di stasiun itu berada.

This slideshow requires JavaScript.

Baiklah sekarang mari melanjutkan cerita di Pemalang. Pemalang ini memiliki pantai dan waterpark Widuri. Buat yang liburan mudik atau liburan sekolah bingung mau ke mana serius deh ke Widuri Waterpark. Wahananya ga kalah dengan yang di Jakarta. Begitu juga pantainya asyik untuk bersantai.

Dari Pemalang lanjut ke Tegal. Perjalanan Pemalang Tegal ternyata bagus dengan pemandangan hutan pinus. Di Tegal, kami segera meluncur pemandian air panas Guci. Saya membayangkan Tegal itu panas dan terik ternyata ada daerah pegunungan dengan pemandian air panasnya *hore hore nyebur*. Guci berada di kaki Gunung Slamet bagian utara dengan ketinggian sekitar 1500 meter dari permukaan laut dan memiliki suhu sekitar 20 derajat celcius. Untuk pemandian terbuka ada pancuran 13, pancuran 7, dan pancuran 5. Setelah itu kami lanjut ke Pusat Jamu di Tegal. Sayang sekali ketika kami ingin membeli produknya, para pegawai negeri selepas jam 12 siang sudah pulang..

Kalau tahu ternyata pusat jamu tersebut tutup cepat, saya memborong sayur mayur di Guci ini saja untuk oleh-oleh orang Depok..

Inget Tegal inget warteg kan hehehe. Ini karena di masa penjajahan Belanda melawan kerajaan Mataram, Tegal digunakan sebagai pusat ransum mereka. Sejak itulah Tegal dikenal wartegnya. Pedagang warteg memang menyebar di Jakarta (dan Depok) cuma jika di Tegal sudahlah coba yang lain seperti tahu ini :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 28/04/2015 by in liburan and tagged , , .

Ranah Rana

#Repost @valeuccio85 #infosteril Jakarta Selatan Teman2 berikut adalah kucing2 yang mencari adopter:

1. Mimi dan Mumu. Bersaudara. Sudah ada yang berminat mengadopsi Mimi dan juga sudah ada yang mau adopsi Mumu. Tinggal tunggu

2. Momo. Anak ini selalu merasa perlu menerobos kandang dan menaklukan dunia >.< coba ini coba itu. Momo tidak ada yang nanyain. 
3. Mama Iming dan Anaknya Imong blas ga ada yang nanyaib sama sekali. Saya bingung sebenarnya. Mau mengembalikan Mama ke jalan, lalu cari adopter utk Imong saja. Namun itu pun Imong tidak ada yang minat

4. Nah ada si Sabrina bersama Harapan di bawah Mama Iming dan Imong

5. Ada TENANG yang mirip dengan Sabrina. Tenang dan Sabrina memiliki bulu yang warnanya biasa saja. tampang pun ala kadarnya. Saya tahu susah cari adopter. Apalagi Tenang yang sudah semakin besar.. tapi

Mengapa saya mencari adopter? Pertama, kucing2 lain ada di ruangan lain yang semuanya pilek parah tidak sembuh2. Kebetulan kucing yang kena pilek tersebut sudah vaksin dan sudah dewasa. Sementara mereka ini masi rentan. Kedua, setiap bulannya budget utk steril kucing jalanan terpakai jika kucing kecil masih penuh di Rumah Steril. Padahal fokus kami adalah mensteril sebanyak2nya kucing jalanan dari dana yang terkumpul oleh pendaftar. 
Tolonglah saya. Sudah banyak kucing jalanan yang saya dekati utk jd target berikutnya. Hi this is Sabrina because she was found inside Sabri's shop

Sebelum saya cerita Sabrina, saya cerita Sabri dulu. di tahun 2013-2015 saya tinggal di #pinggirpasar yang banyak saya ceritakan di blog pribadi. Saya mengontrak kios sederhana persis di sebelah kios Sabri. 
Sabri toko kelontong. Saya melanjutkan usaha pindahan. Saya dan Sabri sama-sama merintis usaha sekaligus tinggal di kios tersebut. Ga usah tanya soal higienis, ventilasi, dsb, dst. Yang penting bisa tidur. Cukup sudah. Sabri dari Aceh. Saya dari Pasar Minggu haha. 
Dari yang awalnya sepi, kios Sabri bertambah ramai. April 2014 saya menemukan Goofy di pembuangan sampah di belakang hotel Bumi Wiyata. Saya mengajak Goofy pulang tanpa tali dan ketika tiba saya sudah siap kl Sabri ga setuju.

Namun Sabri justru tidak berkeberatan. Sadar bahwa org yang beragama Islam menganggap anjing najis dan mungkin ada kekhawatiran bahwa pelanggan jd takut krn Goofy, saya pun berjanji segera mencari pemilik Goofy / adopter. Lalu Sabri malah bilang 'jangan buk. anjing bagus. ga ada salah apa2 juga' (dengan aksen Acehnya yang setengah mati saya pahami). Saya ingat makanan pertama Goofy adalah kornet dan telur hasil ngutang sama Sabri. Nah sampai sekarang saya masih akrab dengan Sabri untuk membeli kebutuhan bulanan kantor #peentar. Saya bisa saja belanja ke supermarket itung2 jalan2 tp saya ingin ikut membantu rejeki Sabri mengingat bertahun2 dia mengijinkan saya utang belanjaan bayar pas ada uang (trust me Sabri saved my life a lot. when I was so hungry but I did not have money, I took instant noodle from him)

Malam menjelang saya berangkat ke Pulau Seribu 3 hr yang lalu, Saya seperti biasa bayar belanja bulanan. Sabri sedang sibuk di bawah kolong. Ternyata ada anak kucing di dalam. Sabri minta tolong saya bawa pulang karena nyaris terjepit karung tepung. Ya sudah. Masuklah Sabri-na ke dalam tas dan memulai masa foto-foto-demi-dapat-adopter. guys seriously.

Jarang2 saya sampai harus screenshot spt ini cuma kalian perlu belajar untuk cari info dulu sblm ketik komentar.

Sudah dijelaskan bahwa semua soal steril dan lokasi bisa dicari di #infosteril Terima kasih banyak. Matur nuwun sanget. Thank you very much for sharing your story with us.

#2016bestnine dari Rumah Steril sudah tayang. Ada cerita bahagia, ada cerita sedih, ada juga yang ga penting seperti Oreo yg main air dan Momo yang ngantuk jd objek foto demi mendapatkan adopter. Tanpa teman2 yang berbagi cerita, orang masih banyak yang bingung steril itu apa. 
Saya tidak pernah tahu sampai kapan urusan overpopulasi kucing dan anjing akan selesai di Indonesia. Yang saya tahu, semakin banyak org diajarkan tentang kesejahteraan hewan, semakin banyak org tergerak untuk membuat perubahan.

cek tagar #infosteril utk cari tahu info steril di kota terdekat. Iya kota terdekat. Ingat ga semua dokter hewan yang bs steril dan dbayar minim ada di kota kesayanganmu ;)

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: