kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Gojek Bawa Kucing

Tulisan di awal bulan ini ternyata sudah ada yang menjalankan. Muahahahahaha. Haru gembira gimana ceritainnya. Karena harus pindah, kucing kami buka untuk adopsi. Adopter datang lalu memutuskan memanggil gojek. Saya sempat khawatir apakah tukang gojek cukup tenang membawa kucing dalam keranjang. Saya tahu orang awam biasanya takut membawa kucing karena takut dicakar atau loncat dari kandang. Kami memastikan ikatan di motor gojek lalu berbincang-bincang. Ternyata tukang gojek ini adalah orang tua murid les saya sendiri. Memang saya selalu meluangkan waktu mengajar anak-anak di Kampung Stangkle dan biasanya mereka datang sendiri tanpa pernah bertemu orang tua mereka langsung.

Ibu ini ternyata baru sebulan bergabung Gojek. Syukurlah ibu ini (saya memanggilnya Mama Nanda) memang pecinta kucing juga. Jadilah Mama Nanda meluncur ke Sawangan untuk mengantar kucing Lego dan Biyung menuju rumah barunya. Ada rasa haru ada gembira. Perjumpaan dengan Mama Nanda, proses adopsi, dan semuanya lancar.

siap antar kucing untuk diadopsi

siap antar kucing untuk diadopsi

2015 ini salah satu pembahasan seru di media sosial (baca : Twitter) adalah bagi-bagi kode referal Gojek. Sebenernya saya sudah pernah naik gojek tahun 2012 ketika saya perlu ke  kantor Gas Negara untuk briefing Kelas Inspirasi. Cuma koq ya baru populer sekarang ya? Ya udah lah ya kalau ketika itu sayaunggah foto ala Dian Sastro naik Gojek mungkin ceritanya akan berbeda #halah. Oh ya artikel menarik soal Gojek bisa dibaca di sini.

Jadi dengan kebutuhan memperoleh pendapatan tambahan, saya sempat berpikir apa bergabung jadi tim Gojek aja. Lumayan kembali mengenang masa kejayaan dengan jajanan di tangan kiri dan kanan. Masalahnya saya sudah tidak memiliki motor. ahahahaha. Mengapa saya memilih Gojek? Ya karena saya bisa bawa motor dan saya suka menghasilkan uang sendiri. Sebenarnya saya memiliki banyak ketrampilan lain sejak hidup di Depok. Apa aja bisa saya buat. Cuma sekarang yang lagi kekinian gojek ehehe. Oh ya, Sekalipun kebutuhan hidup meningkat saya tidak tertarik untuk meminta uang kepada pasangan. Harga diri gw kebanting-banting bray #nyolot #blagu.

Lalu kemarin setelah mengerjakan laporan harian, jeda makan siang saya manfaatkan untuk menjadi tukang ojek tiga ekor kucing. Supaya kekinian mari sebut saja Pet-Jek. Sebenarnya saya sudah beberapa kali mendapat kesempatan menjadi tukang ojek untuk mengantar kucing/anjing menggunakan motor. Mungkin kalau saya bisa seriusin, saya tidak perlu memperebutkan lahan para tukang ojek pangkalan vs tukang gojek. Toh saya punya spesialisasi : antar jemput binatang kesayangan anda. Kompetitor saya cuma para tukang ojek yang cukup pede antar jemput kucing atau antar jemput anjing secara paripurna ahahaha. Jadi gimana? Berbisnis kita? Whatsapp 08129295534 aja ya😀

ini cuma gegayaan. Aslinya bawa kucing ga boleh begini

ini cuma gegayaan. Aslinya bawa kucing ga boleh begini

One comment on “Gojek Bawa Kucing

  1. Pingback: Kilas Balik 2015 : Soal Kucing | kisah pekerja lepas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 08/07/2015 by in anjingkucing and tagged , .

Ranah Rana

Depok mendung berpotensi hujan deras. Harapan sudah di kandang ditemani Sabrina. Kucing yang dibuang org di warung. Cerita soal Sabrina nantj ya. mau buru2 cari lampu. Sabrina mau satu kandang sama Harapan udah puji syukur. koq bs Harapan jejeritan ga ngeong2 di tas selama di kereta? antara kebetulan atau dia tahu saya tidak punya uang naik taksi Kota - Depok. hehe Turun dr kapal, meluncur ke Stasiun Kota. Makan di salah satu restoran ayam di situ supaya ayam bisa dikasi ke Harapan. Sekarang perjalanan naik kereta menuju Depok. Untung kucing Harapan cukup kooperatif. Tidak ngeong dan tidak buang air. 
Jangan ditiru ya >.< kl ketahuan sebenarnya saya hrs turun dari kereta leaving Pulau Kelapa this morning and bring this litte girl with me. 
Semalam ada anak kucing yang terpisah dari induknya. Saya sudah coba cari induk tapi tidak ada. Pagi ini dia dipukul anak kecil. Saya ngamuk. Lalu saya bawa kucing ini di dalam tas. 
saya tahu harapan hidupnya kecil tapi setidaknya kucing kecil ini tahu ada org gila yang memperjuangkan hidupnya sampai titik darah penghabisan. Kucing di pulau sebenarnya mudah ditangkap. Kalau fokus sterilin kucing jantan saja, dalam 3 hari bisa 100 kucing disteril dan kembali dilepas ke alam tanpa perlu perawatan pasca steril yang panjang.

Penduduk di sini tidak masalah berbagi ikan dengan kucing2 liar toh memang ikan ada di mana mana. Tidak ada juga yang akan nyinyir steril murah justru mereka sangat bersukacita karena ada yang kontrol jumlah kucing di sini. Tantangannya cuma satu : duit lagi lagi duit.

Stray cats in this island are so friendly. they are not afraid of human beings. It is easy to catch them. Spay the tom cats and hopefully we can manage cat overpopulation in this island. The challenge always about money money money. #piknikpeentar in Thousand Islands. Jakarta. A place where cats can enjoy meals from visitors without any threats.

Pulau Seribu - sebuah kabupaten di Jakarta dipenuhi kucing yang kebetulan jinak. Sepertinya asyik kl tim Rumah Steril tinggal di sini 3 hari 2 malam mensteril kucing2 jantan yang ada di pulau. Bagaimana? #piknikpeentar menurut @eunikeedian Klinik Hewan dinas Pertanian ini bisa steril kucing Semarang #infosteril #Repost @raratcat with @repostapp
・・・
Hewan kesayangan anda sakit?? Layanan klinik hewan ini lebih terjangkau dibandingkan dengan klinik hewan dokter pribadi / swasta. Melayani konsultasi, pemeriksaan dan pengobatan bagi hewan kesayangan anda. Daftar alamat tempat pelayanan:
- Klinik Hewan Dinas Pertanian Jl. Slamet Riyadi Gayamsari (024) 6714930.
- Pusat Kesehatan Hewan Gunungpati Jl. R.W. Sugiharto Km 11 / Raya Manyaran Gunungpati.
- Pusat Kesehatan Hewan Mijen Kelurahan Tambangan Jl. Raya Semarang Boja, Mijen.

Selain pada tempat pelayanan diatas, jg melaksanakan pelayanan aktif keliling melalui kegiatan Klinik Hewan Keliling & Pengobatan Massal. Biasanya tiap bulan ada jadwal pemeriksaan hewan GRATIS di tiap kelurahan. Namun sayangnya tidak banyak masyarakat yang tau mengenai info ini. Semoga bermanfaat. Monggo di share.

Kicauan

  • capek. ngerjain. printilan. tapi. memang. cuma. ini. bisanya. 2 hours ago
  • RT @arman_dhani: Boas: "Itu napa bis timnas ditimpukin batu?" Andik: "anu, tadi pas masuk stadion ga telolet teloletin bocah vietnam" #DiR2 hours ago
  • *genjrengan all by myself 7hr7mlm* 2 hours ago
  • besok hari yang berat sampai selasa. lalu rabu sterilan T.T 2 hours ago
  • RT @tbputera: [Harry Potter Indonesia] *pake sorting hat 🤓 Bismillah 🎩 hmmm...Kamu masuk...IPA!! 3 hours ago

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: