kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

BA-CA : Perjuangan Cari Cara Baca

Satu murid sedang saya ajari membaca dan saya terus mencari berbagai sumber untuk mengajar membaca langkah per langkah. Salahkan saya yang pengetahuannya mengajar membacanya malah membaca bahasa inggris dengan pendekatan phonic + sight words. Saya nyaris putus asa dan ingin mengajar bahasa inggris saya untuk satu murid saya ini daripada mengajar bahasa Indonesia tapi kan dia punya target masuk SD Negeri tahun depan T.T (oh diam ga usah banyak bacot bahwa untuk masuk SD ga perlu bisa baca, tulis, hitung. Kenyataannya di lapangan berbeda Jendral!!)

Berikut adalah hasil pencarian saya yang menurut saya sangat membantu untuk belajar membaca :

  1. Membaca bunyi satu suku kata dengan menyanyi dari Rumah Inspirasi. Saya mengunduh lagu dan suku katanya lalu menyanyikan secara acak tidak melulu aiueo ba-bi-bu-be-bo tapi kadang bo-be-bu-bi-ba atau ba-ca-da-fa-ga
  2. Untuk menulisnya saya ambil dari sini.
  3. Lalu untuk kartu membaca suku kata saya ambil dari Pondok Ibu

Karena kebetulan kerjaan saya sehari-hari ada di balik layar pemasaran melalui online (internet) tentu saja saya agak geli melihat website Rumah Bunda dan Pondok Ibu. Mereka memberikan unduhan gratis untuk lembar kerja dan kartu membaca di website mereka tapi isi website sendiri beragam seputar rumah tangga, pernikahan dan yang terpenting jualan produk. Keduanya sama-sama dari Yogya dengan desain tema cerah ceria. Haha. Ini pasti untuk meningkatkan lalu lintas website nih. Hmm apa saya juga membuat hal yang sama ya di blog ini.. hehe.

Singkat kata singkat cerita saya masih berjuang untuk melatih 1 murid ini membaca per suku kata kemudian merangkai suku kata tersebut menjadi sebuah kalimat seperti ‘Gufi dan Pipo suka main bola’ dari kalimat tersebut saya penggal berdasarkan suku kata lalu dibaca dan ditulis ulang. Sebenarnya akan lebih mudah jika ada buku cerita bergambar seperti mengajar phonics seperti buku Fitzroy Word Skills sehingga membangun kepercayaan diri anak bahwa dia bisa membaca buku dari buku cerita yang sederhana.

perbandingan Fitzroy per levelnya

perbandingan Fitzroy per levelnya

Nah pencarian saya ke sana ke mari membuat saya menemukan Si Kecil Pintar Membaca dari BIP. Wuuhhhuuu rasanya jadi ga sabar untuk meluncur ke toko buku. Saya sendiri sudah membeli buku lain cuma buku yang saya beli terlalu melompat dari tahapan kemampuan yang dimiliki satu murid saya ini. Jadi perlu ada jembatan antara kemampuan saat ini dengan buku yang sudah dibeli.

Oh ya untuk berhitung, murid saya sendiri menggunakan jatah gratisan IXL. Sudah cukup banyak yang dia kuasai sejak dua bulan ini sehingga kami tinggal perlu mengejar di membacanya.

2 comments on “BA-CA : Perjuangan Cari Cara Baca

  1. Pingback: Kilas Balik 2015 : Soal Lapak | kisah pekerja lepas

  2. Pingback: Belajar Bahasa dan Hasil Perenungan #PinggirPasar | kisah pekerja lepas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 22/07/2015 by in lesson and tagged .

Ranah Rana

don't you grateful that your kitten is willing to take care her little friend like this? They are not sisters but they can comfort each other. Harapan (Hope) is crying everytime Sabrina is not around and I am blessed I have Sabrina to stay with Harapan.

Ibu mertua saya (dan banyak org di luar sana yang tidak pelihara hewan) menanyakan mengapa saya cari masalah dengan pertambahan krucil ini yang kemungkinan dpt adopter tak semudah itu. Saya biasanya cuma membalas dengan senyum Pak Harto yang generasi Langgas biasanya bingung bentuk senyum ini seperti apa.

Sebenarnya ini semata2 karena saya tahu rasanya hidup sendiri. Sehari-hari di Depok saya lebih banyak berkomunikasi dengan org lewat mengetik drpd tatap muka dan berbicara. Sejak 2011 saya sendirian saya sudah melihat rupa kejadian yg bikin deg2an di Depok. saya bs merasakan kebingungan Goofy ketika dia harus mengais sampah, Maxi yang lumpuh ditinggal di pinggir jalan ataupun banyak kucing yang sudah saya tangani.

Semua mahluk mungkin bisa bertahan hidup sendirian tapi tidak semua sanggup menjalani hari dengan kesepian. Semua mahluk butuh mahluk lain sehingga ia merasa diperjuangkan, diutamakan dan diperhatikan. ini kandang no 2 kl ga salah disebutnya di kalangan pet shop. kl hujan2 begini saya suka bingung kenapa Mimi dan Mumu di kandang, Momo selalu bisa lolos. Saya jd iseng nungguin mereka kelar makan padahal kondisi saya jg sedang demam. Oalah ternyata dari celah bawah. Sip besok dipasang tali rafia melintang supaya ga menghilang pas lg sayang2nya eh pas lagi hujan deras maksudnya.

Momo sampai sekarang belum ada yang nanyain padahal Momo anak yang aktif dan mandiri sekali. Kl memang masih ada rejeki, bermentallah mbayar walau itu dgn nabung, bukan cari gratisan (lirik komentar2 tayangan lama). Ta jamin penjenangan cepet sugih royo royo (segenap pengikut hening seketika ga ngerti gw ngomong apa apa)

#infosteril #Repost @valeuccio85 #infosteril Jakarta Selatan Teman2 berikut adalah kucing2 yang mencari adopter:

1. Mimi dan Mumu. Bersaudara. Sudah ada yang berminat mengadopsi Mimi dan juga sudah ada yang mau adopsi Mumu. Tinggal tunggu

2. Momo. Anak ini selalu merasa perlu menerobos kandang dan menaklukan dunia >.< coba ini coba itu. Momo tidak ada yang nanyain. 
3. Mama Iming dan Anaknya Imong blas ga ada yang nanyaib sama sekali. Saya bingung sebenarnya. Mau mengembalikan Mama ke jalan, lalu cari adopter utk Imong saja. Namun itu pun Imong tidak ada yang minat

4. Nah ada si Sabrina bersama Harapan di bawah Mama Iming dan Imong

5. Ada TENANG yang mirip dengan Sabrina. Tenang dan Sabrina memiliki bulu yang warnanya biasa saja. tampang pun ala kadarnya. Saya tahu susah cari adopter. Apalagi Tenang yang sudah semakin besar.. tapi

Mengapa saya mencari adopter? Pertama, kucing2 lain ada di ruangan lain yang semuanya pilek parah tidak sembuh2. Kebetulan kucing yang kena pilek tersebut sudah vaksin dan sudah dewasa. Sementara mereka ini masi rentan. Kedua, setiap bulannya budget utk steril kucing jalanan terpakai jika kucing kecil masih penuh di Rumah Steril. Padahal fokus kami adalah mensteril sebanyak2nya kucing jalanan dari dana yang terkumpul oleh pendaftar. 
Tolonglah saya. Sudah banyak kucing jalanan yang saya dekati utk jd target berikutnya.

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: