kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Menemukan Masami Shouko dan Bobbi Brown di ITC Depok

Sore ini saya mampir ke ITC Depok setelah sebelumnya ke kantor Imigrasi Kuningan untuk mengambil jam tangan dan membeli Pixy Two Way Cake dan Sampo Selsun yang sudah habis. Pixy Two Way Cake ini disarankan oleh perias saya ketika menikah, Mas Hadi. Memang Pixy Two Way Cake adalah jawaban bagi saya yang membutuhkan bedak menutup dengan sempurna untuk sehari-hari.

Sebenarnya menemukan toko makeup langganan di Depok itu gampang-gampang susah. Gampang karena dulu saya bekerja di dalam komplek ITC Depok. Susah karena ada beberapa toko makeup. Setelah dapat referensi dari teman, saya pun menjadi pelanggan setia toko ini. Begitu mendapat barang yang saya butuhkan, saya melihat deretan aplikasi Masami Shouko. Saya pernah cerita saya membeli Masami Shouko secara online kan ya? Eh ternyata di toko langganan ada. Salah seorang calon pembeli ada yang menanyakan Masami Shouko Beauty Blender seharga Rp.65.000 saja. aaaaaaaaaaakkkkk. LEBIH MURAH.

toko makeup ITC

penampakan toko make up langganan : Make Up Pro

Saya pun langsung semangat menanyakan Masami Shouko Retractable Kabuki Round Foundation Brush. Ternyata kosong karena menurut Koko pemilik toko, harga terlalu mahal. Memang benar sih Masami memberandol hampir Rp.200.000. Lalu dia pun keluar dari singasananya menawarkan Bobbi Brown (Si Koko memang seringnya memantau tim penjualnya).

Vivi : Yah Ko, mau yang Masami kan ada tutupnya jadi ga kotor trus bisa dibawa ke tas buat traveling.

Koko Pemilik Toko : Liat dulu sih barangnya (mengeluarkan dari lemari). Tuh ada dompetnya. Mau yang pendek apa yang panjangan dikit.

Vivi : Gitu ya.. (mulai tergoda)

Koko Pemilik Toko : Bulunya percis sama Masami. Ngaco aja kasi harga 200. Orang protes smua. Nih pegang (menyodorkan Bobbi Brown 333)

Vivi : Ih iya. Tebel ya. rapet. gendut (pegang-pegang). Berapaan?

Koko Pemilik Toko: 33 ribu aja.

Vivi : Mikir dulu ya Ko.

Koko Pemilik Toko : Ya e lah cuma 33. Kan udah belanja segitu (melirik ke arah belanjaanku). Barangnya saya ambil cuma tiga nih.

Vivi : Ah gitu kan Ko..tebar godaan iman..Ya udah 1 mbak (cengar cengir bahagia karena tergoda)

Plong rasanya bisa mendapatkan barang murah kualitas mewah. Berikutnya saya mau menanyakan apakah di toko ini ada Masami Shouko Loose Powder Case supaya bisa membawa Bedak Marcks kalau jalan-jalan. Syukur-syukur kalau ada merek alternatifnya. Hehehe.

 

 

2 comments on “Menemukan Masami Shouko dan Bobbi Brown di ITC Depok

  1. Pingback: Dandan Sehari-hari Murah Meriah | kisah pekerja lepas

  2. Pingback: Lt Pro untuk Kepuasan Batin | kisah pekerja lepas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 11/04/2016 by in makeup, Ulasan and tagged , , , .

Ranah Rana

don't you grateful that your kitten is willing to take care her little friend like this? They are not sisters but they can comfort each other. Harapan (Hope) is crying everytime Sabrina is not around and I am blessed I have Sabrina to stay with Harapan.

Ibu mertua saya (dan banyak org di luar sana yang tidak pelihara hewan) menanyakan mengapa saya cari masalah dengan pertambahan krucil ini yang kemungkinan dpt adopter tak semudah itu. Saya biasanya cuma membalas dengan senyum Pak Harto yang generasi Langgas biasanya bingung bentuk senyum ini seperti apa.

Sebenarnya ini semata2 karena saya tahu rasanya hidup sendiri. Sehari-hari di Depok saya lebih banyak berkomunikasi dengan org lewat mengetik drpd tatap muka dan berbicara. Sejak 2011 saya sendirian saya sudah melihat rupa kejadian yg bikin deg2an di Depok. saya bs merasakan kebingungan Goofy ketika dia harus mengais sampah, Maxi yang lumpuh ditinggal di pinggir jalan ataupun banyak kucing yang sudah saya tangani.

Semua mahluk mungkin bisa bertahan hidup sendirian tapi tidak semua sanggup menjalani hari dengan kesepian. Semua mahluk butuh mahluk lain sehingga ia merasa diperjuangkan, diutamakan dan diperhatikan. ini kandang no 2 kl ga salah disebutnya di kalangan pet shop. kl hujan2 begini saya suka bingung kenapa Mimi dan Mumu di kandang, Momo selalu bisa lolos. Saya jd iseng nungguin mereka kelar makan padahal kondisi saya jg sedang demam. Oalah ternyata dari celah bawah. Sip besok dipasang tali rafia melintang supaya ga menghilang pas lg sayang2nya eh pas lagi hujan deras maksudnya.

Momo sampai sekarang belum ada yang nanyain padahal Momo anak yang aktif dan mandiri sekali. Kl memang masih ada rejeki, bermentallah mbayar walau itu dgn nabung, bukan cari gratisan (lirik komentar2 tayangan lama). Ta jamin penjenangan cepet sugih royo royo (segenap pengikut hening seketika ga ngerti gw ngomong apa apa)

#infosteril #Repost @valeuccio85 #infosteril Jakarta Selatan Teman2 berikut adalah kucing2 yang mencari adopter:

1. Mimi dan Mumu. Bersaudara. Sudah ada yang berminat mengadopsi Mimi dan juga sudah ada yang mau adopsi Mumu. Tinggal tunggu

2. Momo. Anak ini selalu merasa perlu menerobos kandang dan menaklukan dunia >.< coba ini coba itu. Momo tidak ada yang nanyain. 
3. Mama Iming dan Anaknya Imong blas ga ada yang nanyaib sama sekali. Saya bingung sebenarnya. Mau mengembalikan Mama ke jalan, lalu cari adopter utk Imong saja. Namun itu pun Imong tidak ada yang minat

4. Nah ada si Sabrina bersama Harapan di bawah Mama Iming dan Imong

5. Ada TENANG yang mirip dengan Sabrina. Tenang dan Sabrina memiliki bulu yang warnanya biasa saja. tampang pun ala kadarnya. Saya tahu susah cari adopter. Apalagi Tenang yang sudah semakin besar.. tapi

Mengapa saya mencari adopter? Pertama, kucing2 lain ada di ruangan lain yang semuanya pilek parah tidak sembuh2. Kebetulan kucing yang kena pilek tersebut sudah vaksin dan sudah dewasa. Sementara mereka ini masi rentan. Kedua, setiap bulannya budget utk steril kucing jalanan terpakai jika kucing kecil masih penuh di Rumah Steril. Padahal fokus kami adalah mensteril sebanyak2nya kucing jalanan dari dana yang terkumpul oleh pendaftar. 
Tolonglah saya. Sudah banyak kucing jalanan yang saya dekati utk jd target berikutnya.

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: