kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Sepotong Cerita Gunung Sindur dan Body Talk for Animals di Friskies CatVenture

Ketika saya datang ke Friskies Catventure (17/7) di Bintaro XChange Mall, saya tidak menduga ada pembicaraan menarik mengenai body talk terutama dalam kaitannya dengan kasus Gunung Sindur.

Memang di kalangan penyayang binatang garis keras, cerita Gunung Sindur jadi pembicaraan hangat sebulan ini. Saya tahu bahwa Friskies mendukung Peduli Kucing dan kebetulan Peduli Kucing terlibat juga dalam penanganan Gunung Sindur. Saat ini anjing dan kucing Gunung Sindur masih mencari adopter dan saya sangat berharap mereka mendapatkan rumah yang menyayangi mereka setelah apa yang mereka alami.

Sayang tim berbicara kurang jelas dan banyak orang yang sibuk sendiri dengan kegiatan masing-masing, tapi ada poin menarik yang perlu digarisbawahi dan dicetak dengan huruf tebal :

kesehatan seekor binatang bukan cuma karena kehebatan teknis pemilik dan tim paramedis, tapi juga peran dari binatang itu sendiri.

Saya jadi teringat ketika saya akhirnya dengan iklas (walaupun akhirnya saya menangis berhari-hari) menandatangani euthanasia kucing setahun yang lalu.Semua pengobatan, tes darah, dan perawatan terbaik sampai semua pikiran sudah dicurahkan untuk Upik tapi ketika itu kami belum paham apakah itu yang dibutuhkan Upik? Akhirnya setelah melalui sebuah tanda, saya tahu Upik cuma mau beristirahat selama-lamanya.

Kita sebagai manusia cuma fasilitator untuk pemulihan binatang tersebut. Mereka lah yang sebenarnya tahu apa yang mereka inginkan. Dengan mempelajari body talk ini kita menjadi lebih arif untuk menangani kesehatan anak kaki empat kita.

Kita bisa berikan makanan yang terbaik, ruangan yang ternyaman, tapi merekalah yang sebenarnya memilih apa yang tepat. Itu sebabnya saya sekarang banyak berbicara kepada kucing-kucing yang tersisa sejak badai flu setengah tahun ini. Saya bilang ke mereka bahwa saya sangat berharap mereka makan banyak dan mereka bisa bersabar sampai saya menemukan ventilator ruangan mereka. Saya pun meluangkan lebih banyak waktu untuk bersama mereka dan berhenti memaksakan rupa-rupa obat plus vitamin kepada mereka.

Terima kasih Friskies sudah menghadirkan topik Body Talk di Catventure. Terima kasih juga sudah mengangkat cerita Gunung Sindur. Menarik sekali bagaimana dengan body talk ini, anjing dan kucing di Gunung Sindur dapat terbantu pemulihannya. Mungkin tidak banyak yang menyoroti soal ini tapi Friskies telah menyediakan waktu untuk peduli pada sesuatu yang dianggap sepele oleh orang.

 

One comment on “Sepotong Cerita Gunung Sindur dan Body Talk for Animals di Friskies CatVenture

  1. Pingback: Di Friskies Catventure Ada Apa Saja? | kisah pekerja lepas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 18/04/2016 by in anjingkucing and tagged , .

Ranah Rana

don't you grateful that your kitten is willing to take care her little friend like this? They are not sisters but they can comfort each other. Harapan (Hope) is crying everytime Sabrina is not around and I am blessed I have Sabrina to stay with Harapan.

Ibu mertua saya (dan banyak org di luar sana yang tidak pelihara hewan) menanyakan mengapa saya cari masalah dengan pertambahan krucil ini yang kemungkinan dpt adopter tak semudah itu. Saya biasanya cuma membalas dengan senyum Pak Harto yang generasi Langgas biasanya bingung bentuk senyum ini seperti apa.

Sebenarnya ini semata2 karena saya tahu rasanya hidup sendiri. Sehari-hari di Depok saya lebih banyak berkomunikasi dengan org lewat mengetik drpd tatap muka dan berbicara. Sejak 2011 saya sendirian saya sudah melihat rupa kejadian yg bikin deg2an di Depok. saya bs merasakan kebingungan Goofy ketika dia harus mengais sampah, Maxi yang lumpuh ditinggal di pinggir jalan ataupun banyak kucing yang sudah saya tangani.

Semua mahluk mungkin bisa bertahan hidup sendirian tapi tidak semua sanggup menjalani hari dengan kesepian. Semua mahluk butuh mahluk lain sehingga ia merasa diperjuangkan, diutamakan dan diperhatikan. ini kandang no 2 kl ga salah disebutnya di kalangan pet shop. kl hujan2 begini saya suka bingung kenapa Mimi dan Mumu di kandang, Momo selalu bisa lolos. Saya jd iseng nungguin mereka kelar makan padahal kondisi saya jg sedang demam. Oalah ternyata dari celah bawah. Sip besok dipasang tali rafia melintang supaya ga menghilang pas lg sayang2nya eh pas lagi hujan deras maksudnya.

Momo sampai sekarang belum ada yang nanyain padahal Momo anak yang aktif dan mandiri sekali. Kl memang masih ada rejeki, bermentallah mbayar walau itu dgn nabung, bukan cari gratisan (lirik komentar2 tayangan lama). Ta jamin penjenangan cepet sugih royo royo (segenap pengikut hening seketika ga ngerti gw ngomong apa apa)

#infosteril #Repost @valeuccio85 #infosteril Jakarta Selatan Teman2 berikut adalah kucing2 yang mencari adopter:

1. Mimi dan Mumu. Bersaudara. Sudah ada yang berminat mengadopsi Mimi dan juga sudah ada yang mau adopsi Mumu. Tinggal tunggu

2. Momo. Anak ini selalu merasa perlu menerobos kandang dan menaklukan dunia >.< coba ini coba itu. Momo tidak ada yang nanyain. 
3. Mama Iming dan Anaknya Imong blas ga ada yang nanyaib sama sekali. Saya bingung sebenarnya. Mau mengembalikan Mama ke jalan, lalu cari adopter utk Imong saja. Namun itu pun Imong tidak ada yang minat

4. Nah ada si Sabrina bersama Harapan di bawah Mama Iming dan Imong

5. Ada TENANG yang mirip dengan Sabrina. Tenang dan Sabrina memiliki bulu yang warnanya biasa saja. tampang pun ala kadarnya. Saya tahu susah cari adopter. Apalagi Tenang yang sudah semakin besar.. tapi

Mengapa saya mencari adopter? Pertama, kucing2 lain ada di ruangan lain yang semuanya pilek parah tidak sembuh2. Kebetulan kucing yang kena pilek tersebut sudah vaksin dan sudah dewasa. Sementara mereka ini masi rentan. Kedua, setiap bulannya budget utk steril kucing jalanan terpakai jika kucing kecil masih penuh di Rumah Steril. Padahal fokus kami adalah mensteril sebanyak2nya kucing jalanan dari dana yang terkumpul oleh pendaftar. 
Tolonglah saya. Sudah banyak kucing jalanan yang saya dekati utk jd target berikutnya.

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: