kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Bagaimana Promosi kalau Produknya Jasa?

Kurang lebih itu adalah pertanyaan sebagian orang yang sedang bingung memilih beriklan di mana di era digital yang begitu penuh hiruk pikuk ini. Hiruk pikuk? Senyap aja kale.. iya senyap kalau sehari-harinya masih memandangi TV. Di kala orang-orang awam masih pelan-pelan belajar seperti apa harus berdiri di dunia digital, beberapa early adopters sudah ngegas dengan membuat ini itu sekalipun yang muncul dengan ide segar masih orang itu-itu saja. Dulu kalau anda ingin jasa dikenal orang anda memasang iklan di Yellow Pages. Sekarang orang tidak mencari di Yellow Pages tapi di internet. Namun karena semua orang (merasa) bisa buat website dan bayar untuk iklan, akhirnya sering menuju jalan yang tidak benar. Indikasi tidak benar itu apa? Ya ga ada yang menanggapi. Trus caranya bagaimana?

pertama-tama: TIDAK ADA CARA CEPAT ALA BUKU TERBITAN GRAMEDIA untuk membuat usaha jasa anda langsung diketahui orang.

Ini yang perlu diresapi betul oleh semua orang yang ingin dikenal oleh keahliannya dan kemudian memperoleh upah yang layak untuk jasanya. Ayolah ngapain coba repot-repot promo di internet kalau ga memperoleh uang dari situ. Sayangnya orang berpikir pendek : gw mau dapet duit, ya gw tanem duit (baca: iklan). Apakah bisa cara instan seperti itu ala menyeduh kopi kemasan? Ya bisa! Seimbang ga dengan upah yang diterima? seringan nggak! Sedih? Kecewa? emmm… silakan sumpah serapah di kolom komentar di bawah ini hahaha.

KENAPA SAYA PEDE NGOMONGIN INI?

Semua orang bisa buat website. Sayangnya di Indonesia masih sedikit usaha perseorangan bisa buat website yang ciamik. Ini bukan cuma soal tata letak tapi soal isi. Saya bisa berbicara begini karena selain pengamat website, saya juga menjadi pekerja lepas untuk membuat website. Sebuah profesi yang tidak pernah terpikirkan 10 tahun yang lalu bukan? Tugas saya bukan mendesain theme website ataupun dengan bahasa pemograman membangun sebuah website menjadi berfungsi tapi mengisi website tersebut dengan tulisan, gambar, video yang pas. Tentu saja gambar dan video disediakan oleh klien (kebetulan klien-klien saya rela mengeluarkan budget untuk membuat foto-foto mereka sendiri sehingga saya tidak perlu seperti Isyana ambil foto dari internet ehehe). Sayangnya website klien saya sudah tidak aktif. Sementara yang terbaru, yang sukses membuat saya begadang 3 malam. belum bisa ditunjukkan ketika artikel ini ditulis

Masih bingung dengan profesi saya? Okeh gini kalau website sebuah rumah, ada orang-orang dari IT yang membangun fondasi sampai ke sejumlah lantai sesuai dengan kuatnya duit klien. Model rumah mau yang minimalis atau ala rumah honai (di dunia website disebut theme) juga dikerjakan seorang web designer. Ketika sudah jadi anda sebagai pemilik rumah tentu mau membuat rumah honai ini terlihat beda dibanding rumah honai yang lain dong? Anda mungkin mau mengisinya dengan jasa konseling, sementara orang lain di ujung bumi lain yang juga memilih rumah honai ingin mengisinya dengan rupa-rupa keris yang ia tawarkan. Nah di posisi ini biasanya orang IT mulai mundur. Seorang atau satu tim content writers mulai maju. Fungsinya? Menulis. Bedanya dengan blogger apa? Blogger menulis di websitenya sendiri, content writer menulis untuk klien.

TRUS LANGKAH PERTAMA APAAA?

Nahhhh kalau anda adalah orang dengan budget terbatas atau yang paling merasa tahu jasa anda maka sang penulisnya adalahhhhh ANDA SENDIRI. Jadi buatlah sebuah website tentang jasa anda. Coba buat aja sendiri. Memang ada proses transisi dari bentuk bahasa pemograman ke bahasa manusia yang saya juga belum ngerti-ngerti amat. Namun saya yakin sebenarnya saya bisa, karena dimanjain partner aja jadinya agak males mikir. hehehe.

Kenapa mesti website? Kenapa ga cuap-cuap di Fanpage Facebook aja? Kenapa gak medium aja? Oke soal itu:

  1. usaha lu jasa sis/bro. Promosi jasa di internet lebih susah daripada promosi produk di internet. Lu perlu membentuk citra mengenai jasa anda
  2. Lu pikir cukup representatif apah dengan bikin fanpage utk sebuah jasa ? hah? hah?
  3. Medium boleh dicoba kalau anda kelelahan membuat website. Pastikan saja komunitas target pengguna jasa anda di situ.

ISI WEBSITE TIDAK DENGAN MEMBABI BUTA

Anda baru membuat website jasa membuat taman, maka anda perlu duduk manis menulis satu per satu dari mulai kenapa anda memilih jasa membuat taman, apa keunggulan anda dalam membuat jasa taman? yang terpenting?

BAGI ILMU GRATIS, BAGI TIPS, BAGI ILMU GRATIS

Banyak orang cuma sekedar promo jasa mereka tanpa mau menulis soal tips-tips sederhana padahal itu adalah hal penting untuk membuat orang nyaman dengan anda. Gini lah kalau lagi pendekatan kan ga ujug-ujug nembak ngajak kawin kan? Cari pembicaraan yang ringan-ringan dulu kan? Ga ujug-ujug cerita dengan detail kalau nikah sama anda itu harus undang ratusan tamu dengan budget bisa meledak sampai harus utang karena orang tua anda maunya begitu kan? kan? kan?

Kalau ceritanya menarik, orang akan dengan sukacita membagikan tips tersebut ke orang yang ia kenal. Bukan itu saja semakin banyak orang yang membaca artikel anda, semakin website anda memperoleh posisi di laman Google sehingga pelan-pelan bisa berada di halaman pertama. Sehingga ketika orang mencari di internet ‘jasa dekor taman’ anda menjadi TOP OF MIND di Google alias di halaman pertama Google.

Tips: Pede aja cantum harga. Banyak sekali website jasa yang enggan pasang harga dengan alasan takut disaingi kompetitor lah, takut gini takut gitu. Satu hal yang kelupaan, calon klien mau cepet dapat gambaran harga sih cynn. Kalau mereka untuk cari jasa lu aja dari internet, mereka malez juga harus ribeut nelpon-nelpon situ nanya..

RUTIN & HUBUNGKAN

Sejujurnya saya sebel kalau proyek website saya yang sudah saya kerjakan secara paripurna tidak dipelihara (ga lanjut bayar hosting lah, tulisan tidak diperbaharui lah). Padahal untuk pengerjaan 1 website saya membutuhkan waktu 3 malam. Menyelami karakter perusahaan/ organisasi, apa yang ingin diunggulkan dan dilihat pertama kali, menyesuaikan tulisan dengan foto/ video yang ada. Beneran seluruh isi otak tumpah dan biasanya blog saya pribadi vakum dulu. Bodohnya saya tidak sempat men-screenshot website yang saya buat akhirnya portfolio saya hilang di telan dunia maya. huhuhu

Nah kalau anda mengerjakannya secara pribadi, pastikan semangat membara memprosikan jasa melalui internet bukan cuma di bulan pertama. Rutinlah menulis berbagai hal dengan begitu pelan-pelan anda menjadi YANG PERTAMA DIINGAT ketika orang memikirkan sesuatu. Contoh :

  • jasa konsultasi keuangan ? Ligwina Hananto/ QM Financial
  • standup comedy? Pandji
  • Videografer? Goenrock

Kalau nama-nama di atas tidak anda kenali, ada kemungkinan anda kurang cukup hilir mudik di dunia internet padahal mereka menjadi terkenal karena internet. Koq bisa? Awalnya mereka berkicau di Twitter, lalu merambah ke Instagram dan Youtube. Semua portal media sosial digunakan lalu dihubungkan ke website. Kalau untuk anda sendiri yang masih pemula bagaimana?

  1. Pilih media sosial yang anda nyaman gunakan. Misalnya Facebook, beranilah maju menggarap Fanpage. Jangan cuma membagikan artikel dari website sebatas di pertemanan Facebook saja. Mengapa? pengguna jasa belum tentu teman anda, tapi ranah publik yang tentu saja ada banyak konsekuensinya. Rutin menampilkan hasil proyek anda. Belum ada proyek dekorasi tanaman yang bombastis? Bahas saja soal perkakas yang dipakai untuk dekorasi taman. Apapun yang ada hubungannya dengan taman dan dekorasinya.
  2. Pilih satu media sosial visual bisa Instagram atau Youtube. 1 Gambar rutin diposting lengkapi dengan caption yang ada hubungannya dengan jasa anda. Hubungkan Instagram/Youtube anda ke website dengan menggunakan plugin.
  3. Pantau internet bukan cuma dengan baca portal berita online. Twitter memang sering menjadi medan perang dengan twitwar di mana-mana, tapi kalau anda bisa follow orang-orang/akun yang tepat anda bisa memperoleh pencerahan untuk jasa anda. Kembali ke jasa dekor taman yang misalnya berbasis di Depok, anda bisa follow @DepokBerkebun misalnya jadi anda bisa dapat mengetahui dinamika orang-orang Depok dalam hal berkebun. Anda juga bisa follow akun nursery di Instagram. Kalau memang ada forum Kaskus untuk tanaman, rutinlah terlibat

SHARE WER EWER EWER

Pemula kadang lupa, hal-hal kecil untuk dibagikan kepada media sosial yang dimiliki. Misalnya nih jasa dekorasi taman ini mendapat proyek pertama mereka merumputi sebuah rumah. Mungkin pemula merasa ‘dih ngerumputin doang di-share’. Justru dimulai dari hal sederhana! Duduk, tulis postingan di website soal merumputi sebuah taman rumah, mengapa anda memilih rumput itu dan tuliskan berapa ongkos yang dikeluarkan klien anda. Lalu share ke media sosial yang anda miliki.

MANFAATKAN MOMEN

Salah satu anggota grup whatsapp anda sedang kebingungan mengapa tanaman anggreknya tidak berbunga, daripada anda buang-buang energi menulis panjang lebar ke timur ke barat di whatsapp group yang resikonya terbaca tidak detail plus cuma di-scroll doang (lebih parahnya di-mute), tulis dulu di website, share ke whatsapp group tersebut dan minta teman anda tersebut untuk membaca website sebelum menanyakan lebih lanjut mengenai anggrek. Anda memperoleh keuntungan ada ide tulisan baru, teman anda memperoleh jawaban secara menyeluruh. Atau @DepokBerkebun mengadakan pertemuan? Coba datang buat orang mengingat anda sebagai ‘narasumber seputar dekor taman’

TAPIH AKU PUNYA BUDGET IKLAN NICHHHH

Oke setelah mengerjakan semua di atas, anda tetap merasa perlu menggunakan jasa iklan supaya cepat panen, pastikan anda memilih portal iklan yang tepat. Google membuat Google Ads, Facebook juga, belum lagi OLX, dan beragam market place dengan klaim membantu promosi jasa internet. Untuk hal ini saya sejujurnya perlu melihat kasus per kasus ya.

MASIH BINGUNG, GROGI, BINUN

Ada dua pilihan :

  1. Yuk kita whatsapp-an! gratis!
  2. Maunya ketemuan ? Bagaimana kalau kita skype-an aja dan anda membayar Rp.50.000 per jam ke saya untuk semua hal yang pengen anda tanyain seputar promosi di internet? (harga diskon 50% dibanding yang saya terapkan untuk murid les saya hahaa)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 20/05/2016 by in lesson, Ulasan and tagged , .

Ranah Rana

don't you grateful that your kitten is willing to take care her little friend like this? They are not sisters but they can comfort each other. Harapan (Hope) is crying everytime Sabrina is not around and I am blessed I have Sabrina to stay with Harapan.

Ibu mertua saya (dan banyak org di luar sana yang tidak pelihara hewan) menanyakan mengapa saya cari masalah dengan pertambahan krucil ini yang kemungkinan dpt adopter tak semudah itu. Saya biasanya cuma membalas dengan senyum Pak Harto yang generasi Langgas biasanya bingung bentuk senyum ini seperti apa.

Sebenarnya ini semata2 karena saya tahu rasanya hidup sendiri. Sehari-hari di Depok saya lebih banyak berkomunikasi dengan org lewat mengetik drpd tatap muka dan berbicara. Sejak 2011 saya sendirian saya sudah melihat rupa kejadian yg bikin deg2an di Depok. saya bs merasakan kebingungan Goofy ketika dia harus mengais sampah, Maxi yang lumpuh ditinggal di pinggir jalan ataupun banyak kucing yang sudah saya tangani.

Semua mahluk mungkin bisa bertahan hidup sendirian tapi tidak semua sanggup menjalani hari dengan kesepian. Semua mahluk butuh mahluk lain sehingga ia merasa diperjuangkan, diutamakan dan diperhatikan. ini kandang no 2 kl ga salah disebutnya di kalangan pet shop. kl hujan2 begini saya suka bingung kenapa Mimi dan Mumu di kandang, Momo selalu bisa lolos. Saya jd iseng nungguin mereka kelar makan padahal kondisi saya jg sedang demam. Oalah ternyata dari celah bawah. Sip besok dipasang tali rafia melintang supaya ga menghilang pas lg sayang2nya eh pas lagi hujan deras maksudnya.

Momo sampai sekarang belum ada yang nanyain padahal Momo anak yang aktif dan mandiri sekali. Kl memang masih ada rejeki, bermentallah mbayar walau itu dgn nabung, bukan cari gratisan (lirik komentar2 tayangan lama). Ta jamin penjenangan cepet sugih royo royo (segenap pengikut hening seketika ga ngerti gw ngomong apa apa)

#infosteril #Repost @valeuccio85 #infosteril Jakarta Selatan Teman2 berikut adalah kucing2 yang mencari adopter:

1. Mimi dan Mumu. Bersaudara. Sudah ada yang berminat mengadopsi Mimi dan juga sudah ada yang mau adopsi Mumu. Tinggal tunggu

2. Momo. Anak ini selalu merasa perlu menerobos kandang dan menaklukan dunia >.< coba ini coba itu. Momo tidak ada yang nanyain. 
3. Mama Iming dan Anaknya Imong blas ga ada yang nanyaib sama sekali. Saya bingung sebenarnya. Mau mengembalikan Mama ke jalan, lalu cari adopter utk Imong saja. Namun itu pun Imong tidak ada yang minat

4. Nah ada si Sabrina bersama Harapan di bawah Mama Iming dan Imong

5. Ada TENANG yang mirip dengan Sabrina. Tenang dan Sabrina memiliki bulu yang warnanya biasa saja. tampang pun ala kadarnya. Saya tahu susah cari adopter. Apalagi Tenang yang sudah semakin besar.. tapi

Mengapa saya mencari adopter? Pertama, kucing2 lain ada di ruangan lain yang semuanya pilek parah tidak sembuh2. Kebetulan kucing yang kena pilek tersebut sudah vaksin dan sudah dewasa. Sementara mereka ini masi rentan. Kedua, setiap bulannya budget utk steril kucing jalanan terpakai jika kucing kecil masih penuh di Rumah Steril. Padahal fokus kami adalah mensteril sebanyak2nya kucing jalanan dari dana yang terkumpul oleh pendaftar. 
Tolonglah saya. Sudah banyak kucing jalanan yang saya dekati utk jd target berikutnya.

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: