kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Lt Pro untuk Kepuasan Batin

Produk LT Pro yang pernah saya beli adalah eye shadow EM 4 yang niatnya untuk memberi arsir gelap (shading) di batang hidung maupun di tulang pipi. Sayangnya terlalu gelap. Saya malah memakainya untuk mengisi alis. Saya maju mundur antara membeli merek luar atau dalam negeri untuk membuat bayangan ini. Akhirnya saya memutuskan merek lokal karena saya percaya hasilnya setara dengan merek luar negeri.

 

Kebetulan pensil alis Viva saya sudah hampir karena berjuang bersama selama 2 tahun. Akhirnya mampirlah ke toko Make Up Pro yang awalnya cuma mau nanya alternatif pensil alis selain Viva, malah membeli beberapa produk Lt Pro lainnya. Nah iseng saya mau mengulas sekaligus barang-barang dengan merek Lt Pro ini ya.

Eye Shadow Base LT Pro

Primer eye shadow LT Pro (sepertinya kisaran Rp.30.000-40.ooo. Saya beli awal tahun 2016). Ternyata benar ya, ada perbedaan nyata antara mata yang pakai primer terlebih dahulu dengan yang tidak. Foto eye shadow coklat diambil setelah saya motoran selama 1 jam Beji-Tapos-Beji dan saya pergi ke gereja dari pagi sampai sore.

 

 

Eye Shadow LT Pro Refill (Rp.37.500 harga Juni 2016)

Saya memilih membeli eye shadow satuan karena seringkali dalam satu palet tidak semua warna memiliki kualitas yang sama. Eye shadow yang saya miliki adalah EM 6, EM 4, dan EM 3.

EM 6 sebagai pewarna di bawah alis menurut saya perlu diaplikasikan berulang sampai bisa benar-benar kelihatan. EM4 sebagai warna transisi ke warna hitam sangat bagus dan mudah diaplikasikan. Sementara EM3 cocok untuk memberikan efek mata natusal.

Pensil Alis LT Pro Brown (Rp. 54.000 harga Juni 2016)

Made in Czech. Wuahaha. Saya baru tahu untuk pensil alis, LT Pro menyerahkan ke Chechnya. Menurut saya, warna ini lebih sesuai dengan keinginan saya: coklat tua, bukan coklat kemerahan seperti di Viva. Efeknya sama dengan memakai EM4 sebagai pensil alis cuma pengerjaan lebih cepat

 

 

Longlasting Matte Lip Cream LT Pro no 10

Untuk saya yang suka warna metalik di bibir sampai pake eye shadow di bibir dan kecewa dengan Cailyn maka menemuka Longlasting Matte Lip Cream no 10 ini rasanya seru banget. Apalagi di toko langganan harga tinggal Rp. 78.000 saja

Tenang aja metaliknya tidak senyata Cailyn. Sangat cocok dipakai untuk harian karena warna merahnya tidak menyala. Cocok untuk segala jenis kulit😉

lt-pro-eye-shadow-and-lipstick.jpg.jpeg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 15/06/2016 by in makeup, Ulasan and tagged , , , .

Ranah Rana

#Repost @valeuccio85 #infosteril Jakarta Selatan Teman2 berikut adalah kucing2 yang mencari adopter:

1. Mimi dan Mumu. Bersaudara. Sudah ada yang berminat mengadopsi Mimi dan juga sudah ada yang mau adopsi Mumu. Tinggal tunggu

2. Momo. Anak ini selalu merasa perlu menerobos kandang dan menaklukan dunia >.< coba ini coba itu. Momo tidak ada yang nanyain. 
3. Mama Iming dan Anaknya Imong blas ga ada yang nanyaib sama sekali. Saya bingung sebenarnya. Mau mengembalikan Mama ke jalan, lalu cari adopter utk Imong saja. Namun itu pun Imong tidak ada yang minat

4. Nah ada si Sabrina bersama Harapan di bawah Mama Iming dan Imong

5. Ada TENANG yang mirip dengan Sabrina. Tenang dan Sabrina memiliki bulu yang warnanya biasa saja. tampang pun ala kadarnya. Saya tahu susah cari adopter. Apalagi Tenang yang sudah semakin besar.. tapi

Mengapa saya mencari adopter? Pertama, kucing2 lain ada di ruangan lain yang semuanya pilek parah tidak sembuh2. Kebetulan kucing yang kena pilek tersebut sudah vaksin dan sudah dewasa. Sementara mereka ini masi rentan. Kedua, setiap bulannya budget utk steril kucing jalanan terpakai jika kucing kecil masih penuh di Rumah Steril. Padahal fokus kami adalah mensteril sebanyak2nya kucing jalanan dari dana yang terkumpul oleh pendaftar. 
Tolonglah saya. Sudah banyak kucing jalanan yang saya dekati utk jd target berikutnya. Hi this is Sabrina because she was found inside Sabri's shop

Sebelum saya cerita Sabrina, saya cerita Sabri dulu. di tahun 2013-2015 saya tinggal di #pinggirpasar yang banyak saya ceritakan di blog pribadi. Saya mengontrak kios sederhana persis di sebelah kios Sabri. 
Sabri toko kelontong. Saya melanjutkan usaha pindahan. Saya dan Sabri sama-sama merintis usaha sekaligus tinggal di kios tersebut. Ga usah tanya soal higienis, ventilasi, dsb, dst. Yang penting bisa tidur. Cukup sudah. Sabri dari Aceh. Saya dari Pasar Minggu haha. 
Dari yang awalnya sepi, kios Sabri bertambah ramai. April 2014 saya menemukan Goofy di pembuangan sampah di belakang hotel Bumi Wiyata. Saya mengajak Goofy pulang tanpa tali dan ketika tiba saya sudah siap kl Sabri ga setuju.

Namun Sabri justru tidak berkeberatan. Sadar bahwa org yang beragama Islam menganggap anjing najis dan mungkin ada kekhawatiran bahwa pelanggan jd takut krn Goofy, saya pun berjanji segera mencari pemilik Goofy / adopter. Lalu Sabri malah bilang 'jangan buk. anjing bagus. ga ada salah apa2 juga' (dengan aksen Acehnya yang setengah mati saya pahami). Saya ingat makanan pertama Goofy adalah kornet dan telur hasil ngutang sama Sabri. Nah sampai sekarang saya masih akrab dengan Sabri untuk membeli kebutuhan bulanan kantor #peentar. Saya bisa saja belanja ke supermarket itung2 jalan2 tp saya ingin ikut membantu rejeki Sabri mengingat bertahun2 dia mengijinkan saya utang belanjaan bayar pas ada uang (trust me Sabri saved my life a lot. when I was so hungry but I did not have money, I took instant noodle from him)

Malam menjelang saya berangkat ke Pulau Seribu 3 hr yang lalu, Saya seperti biasa bayar belanja bulanan. Sabri sedang sibuk di bawah kolong. Ternyata ada anak kucing di dalam. Sabri minta tolong saya bawa pulang karena nyaris terjepit karung tepung. Ya sudah. Masuklah Sabri-na ke dalam tas dan memulai masa foto-foto-demi-dapat-adopter. guys seriously.

Jarang2 saya sampai harus screenshot spt ini cuma kalian perlu belajar untuk cari info dulu sblm ketik komentar.

Sudah dijelaskan bahwa semua soal steril dan lokasi bisa dicari di #infosteril Terima kasih banyak. Matur nuwun sanget. Thank you very much for sharing your story with us.

#2016bestnine dari Rumah Steril sudah tayang. Ada cerita bahagia, ada cerita sedih, ada juga yang ga penting seperti Oreo yg main air dan Momo yang ngantuk jd objek foto demi mendapatkan adopter. Tanpa teman2 yang berbagi cerita, orang masih banyak yang bingung steril itu apa. 
Saya tidak pernah tahu sampai kapan urusan overpopulasi kucing dan anjing akan selesai di Indonesia. Yang saya tahu, semakin banyak org diajarkan tentang kesejahteraan hewan, semakin banyak org tergerak untuk membuat perubahan.

cek tagar #infosteril utk cari tahu info steril di kota terdekat. Iya kota terdekat. Ingat ga semua dokter hewan yang bs steril dan dbayar minim ada di kota kesayanganmu ;)

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan

%d bloggers like this: