Merawat Muka dengan Murah Meriah

Terimakasih kepada Arum yang blognya saya jadikan referensi bela beli peralatan dandan murah sejak 2014, saya merasa tidak sendiri sebagai kaum kere hore yang mencoba merawat diri.

Ya di masa ketika setiap orang saling adu keprihatinan bahwa uangnya tersedot ke perawatan wajah, saya tidak melihat mengeluarkan uang untuk barang mahal sebagai sebuah penyiksaan yang membawa kenikmatan karena tidak menuju orgasme #eeaa. Lah iya to? Semua reaksi ulasan menggunakan perawatan muka selalu kenyal dan glowing. Lah apa kamu ndak tahu kalau rutin orgasme juga bisa glowing? #eeaa. Ini bukan monopoli kaum yang sudah nikah saja loh #tarakdungces.

Loh tapi kan ada harga ada barang? Ya begitulah kata dunia, tapi kaum di belakang layar marketing pasti paham, semua produk itu dari masa ke masa seringannya sama saja. Tinggal urusan desain kemasan dan permainan kata di depan lah yang jadi aji-ajian untuk memberi harga mahal atau murah.

Aslinya jika anda teliti membaca produk kosmetik di belakang kemasan, anda bisa lihat sebenarnya sama saja alias beda tipis. Perhatikan di bagian belakang bawah. Karena jika anda hanya membaca bagian belakang atas, itu masih membaca sebuah seni para insan penulis kreatif atau sering dikenal dengan sebutan copy writer. Nama kimianya bisa jadi berbeda tapi jika anda tanya Google yaaa serupa.

Baru-baru ini Arum menuliskan soal rutinitas perawatan kulit wajahnya dengan panduan sederhana CTMP. Menurut saya ini bagus sekali sehingga orang tidak ujug-ujug mencoba semua produk yang ditawarkan pengiklan halus (baca: Influencer) Ternyata sebagian langkah tersebut sudah saya lakukan secara rutin: sabun muka dan SPF.

Nah memang saya tidak melakukan bersih muka dengan susu pembersih karena seringan lupa. Selalu meloncat ke sabun wajah Acnes. Soal Acnes sendiri sudah pernah saya tulis. Kalau Nivea itu saya dapat gratis dari Dandan+ Beji pas buka perdana.

Untuk toner itu adalah Toner Sandarajiwa yang stikernya sudah hilang akibat terkena lakban ketika dikirim. Saya agak ogah-ogahan pakai ini karena model botolnya seperti itu. Sedang terpikir untuk memindahkan ke botol yang model flip top atau semprot sekalian. Pelembap saya beli dari Purbasari cari yang paling murah saja. Ternyata ga beda jauh dengan Sariayu koq. Lalu untuk SPF, saya lebih suka Acnes. Emina memberikan efek perih ketika dipakai huhuhu

Terus langkah berikutnya apa? Ya tinggal rajin sampai 3 bulan ke depan sesuai tips dari Dek Arum to? Mari kita jalani saja dulu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s