kisah pekerja lepas

dan kesehariannya

Keseharian Saya ? Mengajar dan Menulis

saya melepas profesi penuh waktu saya sebagai seorang guru menjadi pekerja dari rumah untuk memantau media terhadap produk-produk tertentu.  4 jobs in daily basis : #ContentWriter #PartTimerMediaMonitoring #CatCareGiver #Teacher . Tentu … Continue reading

Featured · 17 Comments

Sekapur Sirih

Blog ini saya isi untuk membuat saya sibuk atau mengusir sepi. Saya tidak tertarik mengikuti arus utama : travel blogger, food blogger, make up blogger. Semua bisa saya bahas kalau … Continue reading

Featured · 2 Comments

Aplikator Alas Bedak

Saya pikir saya sudah dapat yang terbaik dengan menggunakan Beauty Blender. Nah tergoda mencoba sikat gigi ini ternyata bulu yang padat dan tangkai yang panjang, jadi enak untuk aplikasi alas … Continue reading

17/09/2016 · Leave a comment

Impossible We do, Miracle? We Trust

Saya jarang menonton film Indonesia. Tepatnya saya jarang nonton ke bioskop. Mengapa? Pelit. Saya mewakili gambaran orang Indonesia yang tidak set budget untuk nonton apalagi beli buku. Apa lu? apa … Continue reading

31/08/2016 · Leave a comment

NoPoo

Rabu, 29 Juni Setelah semalam sepedaan ke Ui dan keramas hanya dengan baking soda dan jeruk nipis, bangun pagi kepala baik-baik saja (biasanya sudah berasa kotor lagi) Rabu, 31 Agustus … Continue reading

29/06/2016 · Leave a comment

Cerita tentang Dolly

‘Gw lebih suka kucing daripada anjing’ ‘Gw lebih suka anjing daripada kucing’ Kurang lebih begitu kubu pecinta binatang berbulu ini memisahkan diri seperti TemanAhok dan Redaksi Tempo. Tentu tidak sepanas … Continue reading

23/06/2016 · Leave a comment

Iseng Coba Vending Machine Mandiri

bergereja ala kharismatik yang selalu menempati gedung perkantoran itu adalah bisa berpetualang mencoba hal – hal yang ga perlu. haha. Sudah dua tahun ini saya selalu ke Plasa Bapindo yang … Continue reading

19/06/2016 · Leave a comment

Jangan ke PRJ Tanggal 5

Kenapa? soalnya PRJ TUTUP! Banyak loh orang yang di Lebaran hari pertama sudah menyerbu tempat hiburan. Untuk PRJ, akan tutup tepat di tanggal 5. Nih buktinya : Pekan Raya Jakarta … Continue reading

17/06/2016 · Leave a comment

Penjara Setan:Menguji Ketakutan

Kalau buat orang rumah hantu (atau dalam hal ini : Penjara Setan) untuk menguji keberanian, maka buat saya penjara setan di PRJ adalah untuk menguji ketakutan. Apa sih yang lebih … Continue reading

17/06/2016 · 1 Comment

Ngajarin Toleransi : Nonsense.

Originally posted on Kata Shasy…….:
Setiap memasuki bulan puasa selalu aja ada perdebatan soal harus engganya menutup tempat makan di jam puasa. Bertahun-tahun menu pembicaraannya soal ini melulu. Kayak nggak…

17/06/2016 · Leave a comment

Soal Mata Pakai Inez

Tanpa menyepelekan peran LT Pro untuk kesempurnaan mata, saya merasa cocok dengan Inez karena mudah menempel dan warna terpampang nyata. Saya suka warna yang tegas. Jadi moto no-makeup makeup is … Continue reading

15/06/2016 · Leave a comment

Lt Pro untuk Kepuasan Batin

Produk LT Pro yang pernah saya beli adalah eye shadow EM 4 yang niatnya untuk memberi arsir gelap (shading) di batang hidung maupun di tulang pipi. Sayangnya terlalu gelap. Saya … Continue reading

15/06/2016 · Leave a comment

Ranah Rana

foto atas feses anjing Kashmere yang berdarah dan ada cacing yang tewas. Foto bawah dari @y.niko7 di Medan. Foto kanan obat cacing yang saya gunakan

Kadang kl ada info begini langsung saya bagikan, dengan pemikiran kali aja ada 1 nyawa tertolong. Terus kl ada yang males scroll dgn alasan follower baru, pengen deh jempolnya gw suruh fitness biar rajin dikit naik turun baca kiri kanan.. Saya menemukan pengumuman ini ditempel di Pesona Khayangan Margonda. Kali aja ada yang butuh. Seinget saya ini yang latih Polisi dari Kelapa Dua. 
Inget ga ada anjing nakal, yang ada pemilik yang ga bisa mendidik. Sudah itu saja. Terimakasih banyak untuk semua dukungannya. Saya baca hampir semua komentar, tagged, wa dsb. Kalau saya lambat menjawab, semata2 karena memang saya lg kosong saja sementara saya juga harus sehat untuk menyelesaikan kerjaan dan mengurus yang sehat.

Komentar dari @danupurwoko cukup menarik. Saya punya semua perlengkapan dan obat yang dibutuhkan. Masalahnya memang kondisi O Mungil terus menerus menuju tinggal landas dari siang kemarin sampai pagi ini. Sebenarnya saya sudah lama mau buat postingan kotak P3K Kucing/anjing sehingga yang di daerah bisa nyicil stok cuma waktu dan tempat belum memungkinkan (bilang aja males ya hehe)

untuk yang menanyakan koq sebutnya Steril Gotong Royong (padahal saya sudah pernah post). Sederhana saja prinsipnya : kita smua gotong royong transpor, makan, peralatan steril sehingga banyak kucing liar yang tertolong.

Saat saya mengurus O Mungil RIP, saya juga menerima kabar terbaru soal tekanan steril bersubsidi di satu tempat. Namun bukan berarti kami tidak saling berkoordinasi. Balik lagi ke prinsip kami, gotong royong karena kami tahu SMUA BISA TERTOLONG ;) tolong wa aja kirim ke mana ya ;) #Repost @kittymeowdel with @repostapp
・・・
Kucing kecil itu lucu lucu ya. Tapi kalau jumlahnya sebanyak ini? Dan terus bertambah tanpa henti?

Ini adalah #ceritasteril kucing-kucing di rumah. Awalnya, sebelum bener2 melihara kucing, saya menganggap sterilisasi itu adalah tindakan egois manusia yang tidak ingin berbagi ruang dengan kucing. Kucing sebenarnya kan punya hak buat beranak pinak, kata overpopulasi menunjukan bagaimana hegemoni manusia terhadap ruang bumi.
Tapi ketika di rumah kedatangan satu mama kucing beserta dua anak gadisnya, yang lalu mulai saya pelihara, saya mulai merasa bertanggungjawab terhadap nasib mereka. Ketika mereka sama sama hamil, saya jelas memikirkan nasib anak-anak mereka juga. Kemudian melihat proses reproduksi kucing yang begitu sering, saya jadi membayangkan, kalau para mamah muda hamil lagi, lalu anak2nya ikutan hamil, lalu cucunya juga hamill.. astaga! 😵😵😵
Saya nggak sanggup, kalau saya jadi satu2nya yang mengurusi nasib mereka beserta keturunannya. Karena nyatanya, gak semua orang merasa bertanggung jawab dengan nasib mereka. Karena nyatanya, kita berada di antara manusia yang tidak mau berbagi ruang, apalagi rejeki dengan kucing. Nyatanya, ketika kucing terus beranak lalu dibuang adalah hal yang begitu sering terjadi. Dan ketika kita sudah peduli, menyakitkan rasanya melihat nasib kucing2 terlantar yang tak bisa kita tampung karena jumlah peranakan kucing kita sudah terlalu banyak.
Sampai saat ini saya merasa sterilasi bukanlah tujuan akhir, tapi pada keadaan di mana TNR bahkan street feeding masih dianggap kurang kerjaan, steril adalah solusi yang paling tepat 👌
Karena itu, akhirnya kucing2 ini akhirnya saya steril, walau masih dalam daftar antre. Yang jantan juga, karena biar kucing juga gak boleh patriarkis, jangan cuma mencegah kucing betina hamil tapi juga mencegah kucing jantan untuk tidak menghamili kucing lain. Eak, hahaha.
Buat dedek dedek kucing di rumah, maafkan mbak mu yang ikutan kontes melulu 😅 #Repost @smaratusr with @repostapp
・・・
Mau ikutan share #CeritaSteril juga

Waktu saya bilang mau steril kucing saya, banyaaaaaak banget yg nanya "Buat apa?", "Ngga kasihan nanti ga bisa (maaf) berhubungan badan?" Agak gerah juga sih 😂 karena mereka ngga tau bahwa steril itu manfaatnya banyak dan bahwa jaaauuuuhh jaaauuuuhh lebih kasihan lagi kalau sampai ngga di steril dan akhirnya anak2 kucingnya harus DIBUANG di pasar/ di rumah sakit atau dimanapun tempatnya. 
Sebelum cerita, saya domisili Magetan, Jawa Timur. Steril bisa di salah satu klinik di Magetan atau yang paling deket bisa ke Madiun.

Kenalin namanya Fifi betina umur 2 tahunan, ngga terlalu tau pasti berapa umurnya karena Fifi hasil adopsi. Baru aja hari Sabtu lalu pulang dr klinik karena baru selesai steril. Doain cepet pulih yaa 😽😽
Awal dirumah cuma ada 2 kucing. 1 jantan kucing kampung sama si Fifi. Dan setelah 1 tahun jadi bagian keluarga kami, sekarang ada 8 kucing di rumah 😂 6 yg lain anaknya Fifi sama si kucing kampung. Sebenernya udah mau di steril pas setelah lahiran yang kedua, tp keburu kecolongan 😂 pas di bawa ke dokter ternyata udah ada isinya 😂
Sekarang abis lahiran yang ketiga, waktu anaknya usia 2 bulan langsung berangkat steril. 3 hari di dokter hewan. 1 hari nginep buat puasa+kontrol kondisi badan, 1 hari buat sterilnya trus besoknya udah bisa di ambil 😇. Total biaya yang keluar 780 ribu udah termasuk inap+steril+infus. Selain Fifi cuma ada 1 lagi kucing betina dirumah, tp umurnya masih 2 bulan. Jadi masih ada waktu buat nabung sebelum waktunya steril.

Kicauan

Perpustakaan

Page Rank

Follow kisah pekerja lepas on WordPress.com

Profil Pekerjaan